Suasana Penukaran uang di Distrik Atsj, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, belum lama ini. (foto:BI for Cepos)
JAYAPURA – Guna mendukung kedaulatan rupiah dan ketersediaan Uang Layak Edar (ULE) hingga wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Terpencil), Bank Indonesia Papua kembali menggelar layanan kas keliling di Distrik Atsj, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman menjelaskan, upaya BI dalam mempertahankan kedaulatan rupiah harus menempuh waktu setidaknya 7,5 jam perjalanan yang ditempuh dengan berbagai moda transportasi baik darat, udara maupun sungai.
Diakuinya, salah satu keunikan Kabupaten Asmat yaitu kondisi geografisnya yang cukup menantang karena didominasi oleh sungai dan rawa. “Penggunaan uang rupiah di NKRI memiliki peranan penting dalam menjaga kedaulatan negara, ” katanya Kepada Cenderawasih Pos, Senin (6/5) kemarin.
Lanjutnya, selain cinta rupiah, paham rupiah juga sangat penting dilakukan guna meningkatkan perilaku bijak berbelanja sesuai kebutuhan.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk dapat berbelanja produk dalam negeri untuk dukung UMKM nasional, serta menabung dan berinvestasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, ” jelasnya.
Diakuinya, cinta rupiah diwujudkan dengan senantiasa menyayangi rupiah, dengan mengenali ciri keaslian uang rupiah yaitu Dilihat, Diraba, Diterawang (3D) dan merawat rupiah yang dimiliki dengan baik yaitu jangan dilipat, jangan dicoret, jangan diremas, jangan distapler dan jangan dibasahi (5J). Bangga rupiah karena rupiah tidak hanya sebagai alat pembayaran yang sah, tetapi juga merupakan simbol kedaulatan bangsa.
Tercatat selama 3 tahun terakhir ini, sebelumnya Bank Indonesia Papua telah menyelenggarakan layanan kas keliling sebanyak 6 kali di Kabupaten Asmat.
Page: 1 2
Rustan menjelaskan, setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, mengatakan bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan kebutuhan…
Pemerintah Kota Jayapura memperkuat penanganan pascakebakaran yang melanda kawasan Dok V, Kelurahan Mandala, dengan melibatkan…
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri mengatakan, pembayaran TPP tersebut telah disiapkan dan anggarannya dipastikan…
Ketua Komisi D DPRK Kota Jayapura, Deli L. Watak, menegaskan penanganan pascakebakaran tidak boleh…
Jadi aparat mendatangi lokasi setelah memperoleh informasi hasil penyidikan mengenai rencana berkumpulnya kelompok Batalyon Eden…