Categories: EKONOMI BISNIS

BI Serap Hampir Rp 3 M Uang Tidak Layak Edar di Distrik Atsj, Kab. Asmat

“Dalam kegiatan kas keliling yang digelar pada Rabu (1/5), Bank Indonesia Papua telah menyiapkan modal sebanyak Rp2,72 miliar dan berhasil terserap 100% oleh masyarakat maupun perbankan. ” tandasnya.

Selain itu,  seorang warga, Hj. Rosmiati menyatakan sangat senang menyambut kehadiran kas keliling Bank Indonesia di Distrik Atsj karena menurutnya uang baru atau uang layak edar merupakan barang mewah di Distrik Atsj.

“Ke depan, Bank Indonesia Papua akan terus mengakselerasi distribusi uang layak edar demi terwujudnya clean money policy di Tanah Papua, khususnya di wilayah 3T, ” pungkasnya. (ana/ary)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Gubernur: PAD Jangan Ditahan-tahan, Segera Disetor!                  

Gubernur Papua, Matius D Fakhiri meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak menahan Pendapatan…

18 hours ago

Selain Pakaian Layak Pakai, Kebutuhan Balita Masih Kurang

  Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan kebutuhan susu bagi balita menjadi salah…

19 hours ago

Insentif Kader Posyandu Nunggak 6 Bulan

   Rustan menjelaskan, setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan…

20 hours ago

Pemprov Salurkan Tiga Truk Bantuan

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, mengatakan bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan kebutuhan…

21 hours ago

Ribuan Jiwa Terdampak Kebakaran, Pemkot Siapkan Penanganan Terpadu

Pemerintah Kota Jayapura memperkuat penanganan pascakebakaran yang melanda kawasan Dok V, Kelurahan Mandala, dengan melibatkan…

22 hours ago

TPP Tiga Bulan ASN Pemprov Papua Cair September ini

  Gubernur Papua, Matius D Fakhiri mengatakan, pembayaran TPP tersebut telah disiapkan dan anggarannya dipastikan…

23 hours ago