Categories: SEPAKBOLA INDONESIA

Strategi Pelatih Timnas Putri Indonesia U-17 Hadapi Korea Selatan

JAKARTATim nasional putri Indonesia U-17 fokus meningkatkan kecepatan transisi saat menghadapi Korea Selatan U-17 pada pertandingan kedua Grup A Piala Asia Putri U-17 2024.

Sebelum berlatih di Stadion Gelora Ngurah Rai, Denpasar, Selasa (7/5), Pelatih Satoru Mochizuki memberikan evaluasi kepada Garuda Pertiwi untuk memperbaiki transisi.

“Yang pasti, itu tim kuat lawan Filipina, dan nanti Korea Selatan. Saya rasa juga tim kuat. Untuk itu, saya mencoba mengimbangi mereka di segi kecepatan. Jadi, saya latihan untuk kecepatan agar bisa mengimbangi permainan Korea Selatan,” kata Mochizuki kepada pewarta di Denpasar pada Selasa.

Mochizuki menyatakan akan membenahi komunikasi tim karena ini menjadi kunci permainan.

Namun, Mochizuki tak ingin memaksakan hal itu diselesaikan oleh pemain karena tim masih baru terbentuk dalam kurun waktu satu bulan.

“Sebagai pelatih, saya terus meminta teman-teman agar menjaga komunikasi di dalam dan di luar lapangan,” kata dia.

“Saya juga tidak bisa terlalu memaksakan pemain harus segera. Mereka beradaptasi untuk saling mengenal satu sama lain. Baru secara permainan. Setelah itu, harapannya baik di lapangan,” tambah pelatih asal Jepang itu.

Garuda Pertiwi yang menempati peringkat ketiga mesti menang dari Korea Selatan untuk menjaga asa lolos ke semifinal.

Pertandingan Indonesia melawan Korea Selatan akan digelar di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (9/5) pukul 19.00 WITA.

Sayang, jelang pertandingan kedua tersebut, Mochizuki memastikan bahwa penyerang Mayzura Alifa mengalami cedera.

“Saya sudah konsultasi dan berbicara dengan dokter tim. Saya rasa kondisinya makin pulih dan harapannya siap bertanding melawan Korea,” tutup Mochizuki. (*)

SUmber: Jawapos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Arthur Viera: Persipura Bukan Sekadar Klub

Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…

6 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

7 hours ago

Fenomena Blue Moon, Warga Pesisir Waspadai Pasang Air Laut

Fenomena astronomi langka Blue Moon atau Bulan Biru diprediksi akan kembali terjadi dalam waktu dekat.…

8 hours ago

Dari 5 Kasus, Amankan 9 Tersangka dengan Barang Bukti 2,5 Kg Ganja

Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…

9 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

10 hours ago

Harga Bapok di Pasar Melejit, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…

11 hours ago