

Pelaku Pembunuhan Guru Melani Wamea, diamankan di Mapolres Yahukimo, Minggu (28/12) (foto:Humas Polda Papua)
JAYAPURA–Pelaku pembunuhan terhadap seorang guru bernama Melani Wamea yang terjadi di Distrik Holuwon, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada 10 Oktober 2025 lalu, akhirnya berhasil diamankan. Pelaku berinisial EB ditangkap berkat peran aktif masyarakat. EB diperhadapkan ke kepolisian justru karena diantar oleh warga.
EB diserahkan oleh masyarakat Distrik Holuwon kepada aparat Kepolisian Resor Yahukimo pada Minggu (28/12) sekitar pukul 10.00 WIT. Penyerahan tersebut merupakan hasil dari pendekatan persuasif yang dilakukan oleh aparat keamanan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparat kampung, pemerintah distrik, unsur Pemerintah Daerah, anggota DPR, hingga tokoh masyarakat setempat.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Distrik Holuwon atas kesadaran hukum dan kerja sama yang ditunjukkan dalam membantu pihak kepolisian mengamankan pelaku.
“Polda Papua memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Distrik Holuwon yang telah berperan aktif membantu kepolisian sehingga pelaku bersedia menyerahkan diri. Ini merupakan bentuk kesadaran hukum masyarakat serta wujud nyata sinergi antara Polri dan warga,” ujar Kombes Cahyo dalam keterangan resminya, Minggu (28/12)
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…