Fakhiri menambahkan, fokus pemerintah saat ini seharusnya diarahkan pada penguatan pelayanan publik melalui kehadiran kabupaten dan kota, bukan dengan menambah provinsi baru dalam waktu dekat.
“Biarkan dulu pemerintah berjalan. Yang paling penting sebenarnya adalah memperpendek rentang kendali pelayanan melalui kabupaten dan kota, tapi bukan sekarang untuk pemekaran provinsi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kader Partai Golkar di Papua saat ini tidak membicarakan pemekaran DOB, melainkan fokus pada pembangunan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.
“Kami tidak menolak pemekaran, tapi harus ada perhitungan yang matang. Jangan sampai pemekaran justru berdampak buruk terhadap kesejahteraan rakyat Papua ke depan,” tegas Fakhiri. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Setiap empat jam sekali, alarm sunyi di benak Rizki berdering. Tidak peduli matahari baru merayap…
Perwakilan masyarakat adat Kampung Nafri, Kristison Hanuebi, mengatakan, pihaknya telah dua kali mengikuti upaya fasilitasi…
Berkurangnya volume penerbangan baik pesawat cargo dan penumpang dalam satu pekan terakhir berdampak ketahanan stok…
Mahkamah memberikan tenggat waktu paling lama dua tahun untuk melakukan perubahan terhadap undang-undang tersebut sejak…
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Bambang Budiandoyo, menyatakan terkait dengan kondisi Kabut asap di…
Beban moril dipikul punggawa Persipura pada laga menjamu PSBS Biak di Stadion Sriwedari, Solo, pada…