Categories: BERITA UTAMA

Delapan Kali Terdengar Letupan, Tobias Silak Roboh

JAYAPURA – Pengacara HAM untuk Papua, menuntut keadilan atas penembakan yang menewaskan staf Bawaslu Yahukimo, Thobias Silas dan melukai seorang anak Naro Dapla. Kasus penembakan ini melibatkan oknum aparat kepolisian Polres Yahukimo. Kejadiannya sendiri terjadi pada 20 Agustus 2025, tepat di depan Pos Brimob Sekla, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Berdasarkan fakta persidangan yang sudah digelar di Pengadilan Wamena, terdakwa Bripka Muh. Kurniawan Kudu terbukti melepaskan delapan kali tembakan dengan senjata AK-102, yang mengakibatkan korban Thobias meninggal dunia dengan luka tembak di kepala, sementara Naro Dapla mengalami luka berat.

Terdakwa Fernando Alexander Aufa, Ferdi Moses Koromat dan Jatmiko turut serta dengan menyebarkan informasi palsu tentang kontak tembak yang memicu siaga dan aksi penembakan. Kuasa Hukum keluarga korban, Gustav R Kawer menyebut, berdasarkan fakta persidangan menunjukkan korban adalah sipil dan anak di bawah umur, bukan anggota kelompok bersenjata sebagaimana yang telah diklaim.

Gustav pun membeberkan analisi hukum yang menegaskan bahwa unsur Pasal 338 KUHP Jo. Pasal 55 KuHP (pembunuhan dengan sengaja dan turut serta) terpenuhi. Unsur Pasal 80 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Undang- Undang omor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak (kekerasan terhadap anak hingga luka berat do. Pasal 55 KUHP terpenuhi.

Lalu unsur Pasal 359 KUHP dan 360 KUHP (kelalaian yang mengakibatkan mati dan luka berat) Jo. Pasal 55 KUHP terpenuhi. “Oleh karena itu, Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Wamena tdak boleh ragu untuk menuntut pidana maksimal kepada terdakwa Bripka Muh.Kurniawan Kudu dan pidana berat kepada tiga terdakwa lainnya, Fernando Alexander Aufa, Ferdi Moses Koromat dan Jatmiko sesuai perannya,” tegas Gustav, yang dikonfirmasi, Minggu (28/9).

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Beda Versi Polisi dan Mahasiswa

   Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…

16 minutes ago

KNPI Harus Bangkit dengan Semangat Kemerdekaan

  Menurutnya, setelah tiga tahun mengalami kevakuman, KNPI Kota Jayapura dengan kepengurusan baru tidak boleh…

1 hour ago

Tugu Pendidikan Abepura Dipercantik

   Tugu yang menjadi salah satu penanda kawasan Abepura tersebut secara resmi diresmikan pada Selasa…

2 hours ago

Prihatin Gempa di NTT, Wali Kota Ajak Warga Beri Dukungan Doa

   Di hadapan para peserta dan tamu undangan, Abisai mengajak seluruh hadirin sejenak menghentikan aktivitas…

3 hours ago

Bikin Rusuh, BEM Uncen Ancam Blokade Kampus

   Situasi di dalam Auditorium Uncen mendadak panik saat kelompok demonstran menerobos masuk tanpa izin.…

4 hours ago

Jayapura Fair Libatkan 80 Persen UMKM Lokal

  Jayapura Fair yang berlangsung di Lapangan PTC Entrop, Senin (17/8) malam, menjadi bagian dari…

5 hours ago