Categories: BERITA UTAMA

Perkenalkan Tim, PSBS Siap Berikan Kejutan

JAYAPURA – Klub PSBS Biak telah memperkenalkan skuad baru mereka dalam mengarungi kompetisi Liga 1 2024/2025. Perkenalan pemain dilakukan secara seremonial di Papua Trade Center (PTC) Entrop, Kota Jayapura pada Sabtu (27/7) malam.

   Sebanyak 29 personel pasukan Badai Pasifik diperkenalkan kepada publik atau pecinta PSBS Biak. Dimana, posisi penjaga gawang ada Mario Londok, Jhon Pigai, Andika Wisnu dan Pualam Bahari.

   Posisi belakang, baik bek tengah dan bek sayap ada 8 pemain. Yohanes Kandaimu, Julian Velazquez, Herwin Tri, Donni Monim, Otto Kapisa, Fabiano Beltrame, Marckho Sandi dan Barnabas Sobor.

   Pemain tengah ada Febrianto Uopmabin, Jonata Machado, Diandra Diaz, Williams Lugo, Muhammad Tahir, Takuya Matsunaga, Nelson Alom, Damianus Putra dan Melvis Uaga.

   Posisi penyerang dihuni cukup banyak pemain diantaranya, Alexsandro Ferreira, Kelly Sroyer, Alberto Goncalves, Gabriel Ezparza, Todd Ferre, Abel Arganaraz, Thomas Wandikbo dan Obet Oropa.

   Perkenalan tim juga dihadiri langsung oleh para petinggi klub, pihak sponsor dan ribuan masyarakat yang memadati PTC. Acara ini juga dimeriahkan beberapa artis lokal Papua.

  Selain itu, manajemen PSBS juga merilis jersey baru mereka yang menggunakan apparel lokal Biak yakni Kasumasa serta logo baru yang akan mereka gunakan dalam mengarungi ketatnya kompetisi kasta tertinggi Tanah Air. Perkenalan tim PSBS yang terbilang mewah ini diharapkan bisa memacu spirit pada penggawa Badai Pasifik dalam menjalani debutnya.

   PSBS juga memperkenalkan para sponsorship mereka musim ini, yakni Nusa Tuna, PT Freeport Indonesia, Bank Papua, Kopi ABC, Ulam Laut serta Jelas Lebih Berani.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

4 days ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

4 days ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

4 days ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

5 days ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

5 days ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

5 days ago