Sementara empat orang lainnya mengalami luka berat dan ringan. Dua korban luka berat akibat terkena panah telah dirujuk ke RS Mimika. Sedangkan jenazah Kimiyer Tabuni telah dipulangkan ke Kampung Wandepogak, Distrik Irimulia, Puncak Jaya.


AKBP Achmad Fauzan menegaskan bahwa insiden ini masih berkaitan dengan tensi politik sisa Pilkada sebelumnya, di mana kedua kubu belum sepenuhnya berdamai. Proses perdamaian adat yang belum tuntas menjadi salah satu pemicu kelompok masih terbelah.
“Kelompok-kelompok itu kan masih kental, belum bisa membaur sepenuhnya karena proses adat belum selesai. Pembayaran denda adat juga belum tuntas,” jelasnya.
Menurut Kapolres, sebelumnya kedua kubu telah menjalani prosesi adat potong tali kah dan potong busur sebagai simbol perdamaian, namun masih terdapat rangkaian perdamaian adat yang belum dilaksanakan sehingga ketegangan antar kubu tetap bertahan. “Memang persoalan akibat beda pilihan politik di Puncak ini masih sangat kental,” tambahnya.
Tidak ada warga yang ditahan terkait insiden tersebut. Aparat menilai situasi pertikaian massal antar kelompok warga menyulitkan upaya penegakan hukum secara langsung.
“Kita tidak bisa mengambil langkah penahanan karena kalau sudah konflik begitu, menahan seseorang juga sulit. Namun pada intinya aparat keamanan sudah turun melakukan pengamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Pengadilan Militer III-19 Jayapura sebagai salah satu penyelenggara peradilan di tingkat pertama mempunyai tugas untuk…
Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Dr. Paris Manalu, SH, MH, didampingi Kepala Seksi Pemulihan Aset Arief…
Saat ini, Pemerintah Kota Jayapura telah melantik sebanyak 26 pimpinan OPD sebagai pejabat definitif. Namun…
Plt Kepala PELNI Cabang Merauke Sandi mengungkapkan, KM Tatamailau yang tiba dan sandar di Dermaga…
Untuk itu, Rustan Saru meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura agar segera melakukan evaluasi menyeluruh…
Ketua Panitia Pelaksana Soleman Jambormias didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris Panitia kepada wartawan mengungkapkan, Sidang…