

Dr. Renida J. Torobi, S.Sos., M.Si
JAYAPURA – Pengamat Politik sekaligus Ademisi Universitas Cenderawasih (Uncen) Dr. Renida J. Torobi, S.Sos., M.Si menyebut wajah demokrasi di Papua pasca Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua mengarah kepada demokrasi yang beku.
Demikian ia sampaikan karena pelaksanaan PSU Papua pasca keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dinodai dengan banyaknya dugaan kecurangan-kecurangan yang dilakukan yang seharusnya tidak dilakukan oleh peserta pemilu.
Disatu sisi Renida juga menyebutkan bahwa pelaksanaan PSU paska putusan MK berlangsung demokratis. Hal ini ia sampaikan jika melihat dari proses yang berjalan selama ini dilakukan oleh pihak penyelenggara yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan pengawas pemilihan umum (Banwaslu) Papua.
“Jadi proses yang sudah berjalan itu sudah demokratis sebenarnya. Ketika dilihat dari tugas dari penyelenggara baik KPU maupun Bawaslu sudah luar biasa baiknya dalam proses persiapan-persiapan sampai dengan proses yang terjadi,” kata Renida dalam keterangan kepada Cenderawasih Pos, Rabu (27/8).
Page: 1 2
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…
Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…
Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…
Akses telekomunikasi di wilayah pelosok Kabupaten Keerom kini semakin terbuka lebar. Sebanyak 74 Base Transceiver…
Dalam arahannya, Noak Wasanggai menegaskan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…