

Dr. Renida J. Torobi, S.Sos., M.Si
JAYAPURA – Pengamat Politik sekaligus Ademisi Universitas Cenderawasih (Uncen) Dr. Renida J. Torobi, S.Sos., M.Si menyebut wajah demokrasi di Papua pasca Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua mengarah kepada demokrasi yang beku.
Demikian ia sampaikan karena pelaksanaan PSU Papua pasca keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dinodai dengan banyaknya dugaan kecurangan-kecurangan yang dilakukan yang seharusnya tidak dilakukan oleh peserta pemilu.
Disatu sisi Renida juga menyebutkan bahwa pelaksanaan PSU paska putusan MK berlangsung demokratis. Hal ini ia sampaikan jika melihat dari proses yang berjalan selama ini dilakukan oleh pihak penyelenggara yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan pengawas pemilihan umum (Banwaslu) Papua.
“Jadi proses yang sudah berjalan itu sudah demokratis sebenarnya. Ketika dilihat dari tugas dari penyelenggara baik KPU maupun Bawaslu sudah luar biasa baiknya dalam proses persiapan-persiapan sampai dengan proses yang terjadi,” kata Renida dalam keterangan kepada Cenderawasih Pos, Rabu (27/8).
Page: 1 2
Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…
Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…
Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…
- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …