

Para pendulang emas yang berhasil dievakuasi ke Polres Yahukimo, beberapa waktu lalu. (foto:Dok Satgas Damai Cartenz)
JAYAPURA-Ternyata belum semua para pendulang yang telah dievakuasi ke Polres Yahukimo, informasi yang diterima Antara, bahwa masih ada 14 orang pendulang yang terjebak di sekitar penambangan emas di Kali I, Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Kapolres Yahukimo AKBP Heru Hidayanto menyatakan saat ini diperkirakan ada 14 orang pendulang yang terjebak di sekitar penambangan emas di Kali I, Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Sebelumnya ada laporan sejumlah pendulang hingga kini masih terjebak di sekitar Kali I dan nasibnya belum dapat dipastikan.
“Saat ini tim gabungan sedang dipersiapkan untuk melakukan evakuasi, mengingat di kawasan itu masih terdapat kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menembaki anggota yang melakukan evakuasi,” kata Kapolres Yahukimo AKBP Heru saat dihubungi Antara di Jayapura, Kamis (26/10) kemarin.
Heru mengaku para pendulang yang terjebak itu kebanyakan berasal dari lokasi yang jaraknya relatif jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan awal yang dilakukan KKB pada Senin (16/10) yang menewaskan tujuh orang.
Lokasi pendulangan itu dapat ditempuh sekitar dua jam perjalanan yang disertai dengan berjalan kaki. “Saat ini berbagai persiapan sedang dilakukan oleh tim gabungan agar evakuasi dapat dilakukan dengan aman,” katanya.
Ketika ditanya berapa banyak pendulang selamat yang berhasil dievakuasi, AKBP Heru mengaku saat ini sekitar 200 pendulang sudah dievakuasi dari lokasi pendulangan.
“Mereka banyak yang berlari untuk menyelamatkan diri dan tiba di pos aparat keamanan, sehingga dapat diselamatkan,” kata Kapolres. (antara)
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…
Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…