Ia menambahkan, meski berbagai upaya telah dilakukan, keselamatan personel tetap menjadi prioritas. “Satbrimob, Polres Yahukimo, Satgas ODC, maupun Kodim sudah berusaha semaksimal mungkin. Namun, karena kondisi sungai yang berbahaya, proses evakuasi harus ditunda sementara,” katanya.
Informasi sementara menyebutkan, korban pembunuhan ini merupakan lima orang pekerja tambang emas ilegal. Mereka diduga dibunuh secara sadis oleh kelompok KKB pimpinan Eklius Kobak dan Kopi Tua Heluka. Namun, aparat belum dapat memastikan lebih jauh mengenai situasi di sekitar lokasi tambang karena belum ada tim yang berhasil menjangkau tempat kejadian.
“Untuk aktivitas di lokasi pertambangan sendiri, kami belum bisa memastikan karena tim di lapangan masih belum sampai ke TKP,” jelas Cahyo. Pihak kepolisian berharap cuaca dapat segera membaik agar proses evakuasi bisa segera dilakukan. “Semoga besok (hari ini, red) cuaca bersahabat sehingga tim dapat masuk ke lokasi dan mengevakuasi para korban,” pungkasnya. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…