Ia menambahkan, meski berbagai upaya telah dilakukan, keselamatan personel tetap menjadi prioritas. “Satbrimob, Polres Yahukimo, Satgas ODC, maupun Kodim sudah berusaha semaksimal mungkin. Namun, karena kondisi sungai yang berbahaya, proses evakuasi harus ditunda sementara,” katanya.
Informasi sementara menyebutkan, korban pembunuhan ini merupakan lima orang pekerja tambang emas ilegal. Mereka diduga dibunuh secara sadis oleh kelompok KKB pimpinan Eklius Kobak dan Kopi Tua Heluka. Namun, aparat belum dapat memastikan lebih jauh mengenai situasi di sekitar lokasi tambang karena belum ada tim yang berhasil menjangkau tempat kejadian.
“Untuk aktivitas di lokasi pertambangan sendiri, kami belum bisa memastikan karena tim di lapangan masih belum sampai ke TKP,” jelas Cahyo. Pihak kepolisian berharap cuaca dapat segera membaik agar proses evakuasi bisa segera dilakukan. “Semoga besok (hari ini, red) cuaca bersahabat sehingga tim dapat masuk ke lokasi dan mengevakuasi para korban,” pungkasnya. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…
SMAN 4 Jayapura mulai mempersiapkan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027…
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota pada masa non-tahapan…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…