Categories: BERITA UTAMA

Rumah Sakit dengan Status BLUD Harus Dikelola Baik

JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua, melalui Plt. Asisten I Setda Papua, Yohanes Walilo, meminta rumah sakit dengan status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) harus dikelola dengan baik.

Hal ini seiring dengan anggaran yang menurun pasca adanya daerah otonomi baru (DOB) di tanah Papua. Seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura yang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024 sebesar Rp 22 miliar. Jumlah ini menurun dari tahun sebelumnya.

“BLUD jika dikelola dengan baik sangat membantu untuk kebutuhan di rumah sakit seperti RSUD Dok II,” ucap Walilo.

Selain itu, kata Walilo, rumah sakit juga mesti mengelola potensi potensi yang ada untuk pendapatan BLUD itu sendiri. Sementara itu, untuk rencana pembangunan fisik atau proyek yang nilainya besar jika bisa ditunda lebih baik ditunda dulu. Mengingat saat ini masa transisi tahun Pemilu dan Pilkada yang membutuhkan dana cukup besar.

“Kecuali alat-alat kesehatan atau kebutuhan mendesak untuk pasien, itu yang tidak bisa ditunda. Namun proyek pembangunan sementara dengan kondisi keuangan seperti ini tunggu dululah,” kata Walilo.

Sementara itu, Direktur RSUD Jayapura, drg. Aloysius Giyai, M.Kes, mengaku untuk meningkatkan pendapatan rumah sakit, per 20 Februari pihaknya melanjutkan pekerjaan portal parkir yang sebelumnya sempat mandek. Menagih tarif kendaraan roda dua dan roda empat yang keluar masuk secara manual sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku.

“Sudah saatnya kami membuka kembali portal parkir, terlebih RSUD Jayapura merupakan rumah sakit BLUD dan wajib berinovasi, menciptakan unit unit bisnis atau unit unit pendapatan dalam rangka operasionalisasi rumah sakit ke depan,” ujarnya.

Tak hanya itu, pendapatan lainnya yakni dokter-dokter spesialis dan sub spesialis di RSUD Jayapura yang dipinjamkan pelayanan seperti ke Puncak Jaya, Nabire, Merauke bahkan Biak dikenakan retribusi jasa organisasi.

“Seiring dengan APBD RSUD Jayapura yang tinggal Rp 22 M, rumah sakit segera menciptakan peluang pendapatan unit unit bisnis di rumah sakit, salah satunya juga gedung parkir akan sistim sewa parkir mingguan atau bulanan. Dengan begitu bisa ada pendapatan untuk rumah sakit, kita menggali potensi yang ada untuk meningkatkan BLUD,” pungkasnya. (fia/tri)

Juna Cepos

Recent Posts

Laga Pamungkas

Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…

7 hours ago

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

20 hours ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

20 hours ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

21 hours ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

21 hours ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

22 hours ago