

Sejumlah anak-anak Sekolah Rakyat saat mengikuti kegiatan MPLS di sekolah yang berada di Kamkey, Abepura , Senin (22/7) lalu. Diharapkan sekolah ini bisa memprioritaskan anak-anak jalanan. (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Sekolah rakyat hadir untuk memastikan bahwa semua anak, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan untuk belajar dan mengembangkan potensi diri. Ketua Komisi D DPRK Kota Jayapura, Deli L Watak menyarankan ada perhatian lebih dari pemerintah khususnya Pemkot Jayapura terhadap anak-anak jalanan atau Aibon yang ada untuk diakomodir dalam sekolah rakyat.
“Kami berharap, anak-anak kita yang di jalan ini termasuk anak Aibon, harus jadi prioritas dalam hadirinya sekolah ini,” ujar Deli L Watak saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di kantor DPR, Kamis (24/7).
Kata Deli L Watak, pendidikan adalah kunci untuk keluar dari kemiskinan. Dengan memberikan pendidikan yang layak kepada anak jalanan, sekolah rakyat membantu mereka meraih masa depan yang lebih baik, memutus siklus kemiskinan yang mungkin mereka alami.
“Hal ini penting untuk membentuk anak jalanan menjadi individu yang bertanggung jawab, berakhlak mulia, dan mampu berkontribusi positif pada masyarakat khususnya menjadi generasi emas untuk Kota Jayapura ke depannya,” tuturnya.
Page: 1 2
Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…