Categories: BERITA UTAMA

Polda Papua Periksa Lima Saksi

Kombes Pol AM Kamal. ( FOTO : Elfira/Cepos)

Video Pembakaran Logistik Pemilu ke Mabes Polri

JAYAPURA-Kepolisian Daerah (Polda) Papua melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi terkait dengan kasus beredarnya video pembakaran logistik Pemilu, di Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Rabu (24/4).

Lima saksi yang telah dimintai keterangannya tersebut yakni orang yang melihat dan yang mengetahui tentang peristiwa itu. Dimana Distrik Tingginambut tidak jauh dari kantor Polisi dan kantor-kantor lainnya. Selain itu pihak Kepolisian dan masyarakat juga bisa mengidentifikasi orang-orang yang ada dalam video berdurasi kurang lebih lima menit tersebut.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, selain memeriksa lima saksi tersebut, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan digital forensik untuk mengetahui siapa yang membuat dan yang memviralkan video tersebut dan apa dan tujuannya.

“Setelah itu kita akan lakukan pemanggilan terhadap orang-orang tersebut. Proses demokrasi sedang berjalan, sehingga jangan sampai gara-gara postingan yang tidak bertanggung jawab itu membuat gaduh politik, baik yang ada di Kabupaten Puncak Jaya dan di Indonesia,” ungkap Kamal kepada wartawan, Kamis (25/4).

Dikatakan, video terkait pembakaran surat dan kotak suara  di Distrik Tingginambut sudah dikirim  ke  Mabes Polri untuk dilakukan penyelidikan  guna mendapatkan petunjuk-petunjuk lainnya untuk melengkapi berkas perkara.

“Kalau dilihat dari video tersebut, pelaku langsung memvideokan pembakaran surat suara dan memberikan komentar. Dia berada di sekitar TKP dan di antara orang-orang yang sedang bekerja melakukan pemusnahan barang tersebut,” jelasnya.

Terkait dengan hasil pemungutan suara, Kamal mengimbau seluruh masyarakat untuk sabar dan menahan diri. Masyarakat dapat memberikan kepercayaan kepada penyelenggara yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang akan diumumkan pada tanggal 22 Mei 2019. Untuk itu, Kamal meminta masyarakat mengikuti secara bersama dan tidak membuat gerakan tambahan yang dapat merugikan semua pihak. “Kita akan bekerja secara maksimal untuk mengungkap pelaku dan apa motif pelaku membuat dan memviralkan video tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, anggota Bawaslu Papua Anugrah Pata  menyebutkan proses pemungutan dan penghitungan suara  di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan rekapitulasi di tingkat Distrik Tingginambut sudah selesai. Bahkan hasilnya sudah diserahkan kepada KPU Kabupaten Puncak Jaya.

“Kita belum tahu terkait surat suara yang dibakar seperti apa certanya. Besok (hari ini, red) Bawaslu Provinsi Papua dari tim penindakan dan pengawasan akan ke lokasi untuk melakukan investigasi terkait video yang sedang viral  itu,” ungkap Anugrah Pata saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis  (25/4).

Yang jelas kata Anugrah,  proses pungut hitung dan rekapitulasi di tingkat distrik sudah selesai. Bahkan dokumennya  berupa C1 sudah diserahkan kepada KPU Kabupaten Puncak Jaya dan prosesnya  berjalan aman dan lancar. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

9 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

10 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

11 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

12 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

13 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

14 hours ago