Categories: BERITA UTAMA

Seluruh Nakes dan Guru Mulai Ditarik

Bupati Nyatakan Siap Letakkan Jabatan Jika Disusupi Aparat

JAYAPURA– Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli menyatakan bahwa dirinya siap untuk meletakkan jabatan apabila dalam  perekrutan tenaga medis dan tenaga guru ternyata ditunggangi misi lain. Ia memastikan bahwa semua proses perekrutan tenaga pengajar dan tenaga medis dalam program Yahukimo Sehat dan Yahukimo Cerdas sudah sesuai ketentuan bahkan dilakukan secara ketat dengan waktu hampir 1 bulan dalam verifikasi.

Ini disampaikan untuk membantah anggapan bahwa tenaga guru atau medis yang bekerja di Yahukimo adalah aparat keamanan.

“Tunjukkan jika tenaga medis atau tenaga kesehatan yang kami rekrut itu adalah anggota (aparat keamanan), yang kami lakukan prosesnya semua terbuka dan diverifikasi sedemikian dan yang lolos juga terseleksi baik sehingga tidak benar ada anggota yang menyamar jadi guru dari perekrutan itu. Itu bohong,” tegasnya usai ikut dalam mengevakuasi korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Anggruk, Minggu (23/3).

“Saya bantah 100 persen soal itu.  Kami disini bersih dalam program Yahukimo Cerdas, Yahukimo Sehat, tidak ada yang terselubung,” cecarnya.

“Saya letakkan jabatan jika dalam program ini ada aparat di dalamnya,” tambah Didimus. Disini ia juga meminta setelah kejadian ini dilakukan upaya penegakan hukum agar ada keadilan.

“Darah perempuan itu akan mengejar orang yang membunuh. Seharusnya itu dipahami bahwa guru, tenaga kesehatan, wartawan, pendeta, pastor  atau tenaga kemanusiaan itu tidak boleh disentuh. Jika dilukai apalagi sampai dibunuh semua orang akan membenci,” singgung Didimus. “Coba lihat negara perjuangan mana yang membunuh medis guru akhirnya berhasil dan maju? tidak ada, itu karena mereka paham aturannya,” tutupnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Keterbatasan Anggaran Tak Halangi Semangat Untuk Bernostalgia

   Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…

4 hours ago

Ingatkan Orang Tua Awasi Anak Bermain Game Online

Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…

8 hours ago

Disambut Suka Cita dan Gelar Syukuran

Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…

9 hours ago

Stop Klaim Tanah Adat Sebagai Milik Negara!

  Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, menegaskan bahwa masyarakat adat…

10 hours ago

Dua Tersangka Kasus Ganja Dilimpahkan ke Jaksa

   Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura…

11 hours ago

BGN Hentikan Sementara 14 SPPG di Papua

  Sebelas SPPG yang disuspend karena persoalan IPAL berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten…

12 hours ago