

Tumpukan sampah yang berada di pinggiran jalur protokol Sentani nampak tidak sedang dipandang saat difoto, Senin (23/12). Kondisi ini diperparah pasca jalan menuju TPA dipalang warga. (Istimewa)
JAYAPURA – Dipalangnya jalan masuk menuju lokasi Tempat Pembuangan Akhir , Waibron memberi dampak lingkungan yang serius untuk Kota Jayapura. Tumpukan sampah di jantung Kota Sentani terus menumpuk bahkan ada yang berada di pinggir jalan protokol. Ini membuat kondisi semakin tidak nyaman dan mulai dikeluhkan.
Belum lagi kebiasaan masyarakat yang masih konsumtif dan membuang sembarang sehingga mengakibatkan sampah makin sulit dikendalikan. Sentani darurat sampah. Lokasi TPA Waibron sendiri dipalang sejak Sabtu (21/12). Kondisi ini diperparah dengan warga yang melihat sampah tak kunjung diangkat akhirnya warga justru ikut-ikutan membuang ditumpukan yang berserakan.
Satu yang paling nampak adalah di depan ruko Senyum 5000 Hawai dimana dari pembuangan sampah di tengah jalan ini nyata mengganggu aktivitas kendaraan yang lewat, karena sulit lewat, kemudian menggangu kenyamanan warga karena dampak bau yang menyengat.
Adanya tindakan yang dilakukan warga tersebut, menurut Ketua Pemuda Peduli Lingkungan Hidup (PPLH) Kabupaten Jayapura, Menase Bernard Taime tak lepas dari akses yang sedang ditutup. Namun dikatakan hal – hal begini sepatutnya sudah bisa diantisipasi jauh-jauh hari. mengingat TPS di Doyo Lama sudah ditutup tidak lagi aktif.
“Apakah masalah jalan menuju TPA Waibron sudah diselesaikan atau belum karena ini bisa menjadi bom waktu seperti saat ini, mau memasuki natal dan tahun baru akhirnya pemilik hak ulayat sepakat melakukan pemalakan dan dampaknya akhirnya ke masyarakat maupun pemerintah sendiri,” jelas Menase.
Menurutnya, hal urgent seperi masalah sampah harus segera dicarikan solusi mengingat bisa menimbulkan protes warga jika pemerintah membiarkan. Namun yang terpenting adalah bagaimana akses dibuka lebih dulu. “Sebagai ketua aktivis PPLH Kabupaten Jayapura ini perlu segera menyelesaikan permasalahan ini karena dirugikan adalah masyarakat, padahal Kabupaten Jayapura adalah Kabupaten tertua kenapa dalam hal menyelesaikan suatu masalah selalu berlarut-larut, tidak ada tindakan solutif dan bijak dalam setiap mengatasi sebuah masalah,”ujarnya.
Page: 1 2
Kedelapan tersangka masing-masing FA (30), YA (33), RA (35), ZT (40), OR (29), RA (42),…
Untuk yang pertama diterbangkan di hari kedua pasca insiden penembakan tersebut Korban Aprida Rapi diterbangkan…
Kampung Onam merupakan salah satu kampung Perbatasan yang terletak di pinggiran sungai Sofker. Kampung ini…
Pemerintah Kabupaten Jayapura masih menghadapi pekerjaan rumah dalam penyelesaian kewajiban pembayaran tanah yang telah digunakan…
Dua dari sembilan perempuan yang menjadi korban penculikan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik…
Wakil Bupati Yahukimo Esau Miram, S.IP menyatakan Pemerintah Kabupaten Yahukimo telah mengalokasikan beras sebanyak 13…