Categories: BERITA UTAMA

Beredar Foto Pembakaran, TNI-Polri Klaim Kejadian Lama

JAYAPURA-Foto adanya pembakaran di salah satu distrik di Pegunungan Bintang beredar di media sosial, klaim dari juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNB) Sebby Sambom, terjadi penyerangan lewat udara terhadap anggota TPNPB Ngalum Kupel.

Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan menyampaikan, foto-foto kebakaran yang dishare di media merupakan foto lama. Dimana foto tersebut merupakan kebakaran gedung Nakes dan sekolah serta rumah warga yang terjadi pada 13 September lalu.

“Itukan foto lama saat kejadian penyerangan dan pembakaran di Kiwirok. Dugaan kami mereka sengaja baru mengup-nya untuk membuat kegaduhan di tengah masyarakat,” kata Danrem saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Minggu (24/10)

 Lanjut Danrem, situasi di Pegunungan Bintang secara keseluruhan kondusif. Termasuk distrik yang fasilitas publiknya dibakar oleh OPM.

“TNI-Polri sudah mengamankan Kiwirok dan sekitarnya, untuk warga Kiwirok sendiri sudah mengunsi semua lantaran takut dengan OPM,” kata Danrem.

Disinggung adanya bom yang ditemukan warga sebagaimana fotonya beredar di media sosial, Danrem mengatakan tidak tahu menahu dengan persoalan itu.

“Saya sudah kontak anggota di sana (Kiwirok-red), situasi di sana kondusif dan tidak ada kontak tembak,” kata Danrem.

Sementara itu, Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP. Cahyo Sukarnito menyampaikan, tidak ada laporan dari anggota terkait adaya pembakaran di wilayah hukumnya.

“Tidak ada laporan kejadian pembakaran, sepertinya itu kejadian 13 September di Kiwirok. Mereka baru posting fotonya saat ini dengan tujuan propaganda dengan mengskreditkan TNI-Porli. Mereka (OPM-red) yang bakar sendiri mereka juga yang tuduh TNI-Polri,” kata Cahyo saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos.

Sementara terkait dengan kejadian penyerangan di lokasi Mining 02, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang yang menyebabkan 1 penambang tewas, Kapolres mengaku belum ada perkembangan. Sebab, jaraknya jauh dengan Oksibil dan tidak ada anggota di tempat tersebut.

Secara terpisah, seorang warga Pegunungan Bintang menyampaikan, kontak tembak masih terjadi di Kiwirok. Di daerah tersebut sudah tidak ada warga sipil lagi, warga sudah mengunsi ke Oksibil dan beberapa Dsitrik lainnya yang dekat dengan Kiwirok.

“Warga Kiwirok sudah mengunsi ke Oksibil sejak kejadian 13 September lalu, mereka ke Oksibil dengan berjalan kaki berhari hari. Ada juga yang mengunsi di Distrik terdekat di Kiwirok,” kata pria yang tidak ingin disebutkan namanya. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Pemprov Papua Siapkan Mudik Gratis Nataru

   Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…

1 hour ago

Presiden Harus Bersikap Setelah Gereja Beri Sinyal

Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…

2 hours ago

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

2 hours ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

3 hours ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

3 hours ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

4 hours ago