Terkait langkah penindakan terhadap pelaku, Kapendam menegaskan bahwa fokus utama aparat saat ini adalah memastikan seluruh korban berhasil dievakuasi terlebih dahulu.”Saat ini prioritas kami adalah mengevakuasi seluruh korban. Kami tidak ingin para korban ditinggalkan begitu saja. Setelah proses evakuasi selesai, langkah-langkah berikutnya akan dilakukan sesuai perkembangan situasi di lapangan,” ujarnya.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun aparat, dua korban yang telah dievakuasi diduga merupakan pasangan suami istri, yakni Kumis Kogoya dan Seli Wenda, yang merupakan Orang Asli Papua (OAP). Sementara satu korban lainnya masih dalam proses pencarian dan evakuasi. “Kodam XVII/Cenderawasih mengutuk keras kekejaman OPM terhadap warga sipil yang tidak bersenjata. Warga sipil seharusnya dilindungi dan tidak menjadi sasaran tindakan kekerasan dalam kondisi apa pun,” tegas Tri Purwanto.
Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap proses evakuasi terhadap korban terakhir dapat berjalan lancar sehingga seluruh jenazah dapat segera diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak. (rel/mww/jo/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Direktur Utama PTAM Jayapura (Perseroda), Dr. Entis Sutisna, menjelaskan dengan kejadian tersebut pihaknya langsung…
Bergabung dengan Persipura menjadi pengalaman perdana bagi Rendy bermain untuk klub Papua. Kiper berusia 27…
Pertama, Pemerintah Inggris akan menyediakan beasiswa untuk jenjang Strata 1 (S-1) dan Magister (S-2) bagi…
Dari niat sederhana itu, Laily mulai mengenal woodball. Semakin sering berlatih, semakin besar kecintaannya terhadap…
Pembukaan Muskab ditandai dengan pemukulan tifa dan penyematan tanda peserta. Kegiatan perdana ini mengusung tema,…
Sejumlah sekolah dasar di kawasan Abepura seperti SD YPPK Gembala Baik, SDN Kotaraja, dan SD…