Categories: BERITA UTAMA

Pendistribusian Ganja 3 Kg Digagalkan

Sugiyoto mengungkapkan, tersangka merupakan warga Manokwari yang berdomisili di luar Jayapura. Modus yang digunakan yakni datang ke Jayapura untuk membeli ganja, kemudian mengirimkannya melalui jasa ekspedisi ke Manokwari, sementara pelaku sendiri kembali menggunakan kapal laut. “Orangnya ikut kapal, barangnya ikut jasa pengiriman. Setiba di Manokwari, dia sendiri yang mengambil paket di kantor jasa pengiriman,” ujarnya.

Menariknya, dalam pengiriman tersebut tersangka menggunakan nomor telepon pribadinya. Namun, nama dan alamat penerima yang dicantumkan dalam paket diduga fiktif. “Beraninya dia pakai nomor sendiri, tapi nama dan alamatnya fiktif. Begitu sampai di Manokwari, dia ambil sendiri barang itu, lalu dibagi-bagi lagi,” tambahnya.

Terkait kemungkinan adanya jaringan atau pelaku lain, Sugiyoto menyatakan pihaknya akan terus melakukan pengembangan berdasarkan hasil pemeriksaan. “Dia mengakunya main sendiri, dan ini yang ketiga kalinya dia lakukan pengiriman ganja, ke Manokwari,” beber AKP Sugiyoto. Polisi juga menyoroti lemahnya pengawasan dalam sistem pengiriman barang, baik di jasa ekspedisi maupun di area kargo bandara. “Pengawasan jenis barang yang dikirim harus dievaluasi. Jangan sampai barang seperti ini bisa lolos. Kebanyakan masih manual, termasuk di bandara,” katanya.

Menurutnya, aparat kepolisian kerap menghadapi keterbatasan alat pendukung dalam mendeteksi peredaran narkotika melalui jalur pengiriman barang. “Kita kejar pelaku, tapi tidak selalu didukung alat yang memadai. Namun semampu kita, semaksimal kita mencari sumber informasi dan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait,” ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ia terancam hukuman pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun, serta denda sesuai ketentuan yang berlaku. Kami terus berkomitment untuk terus memberantas peredaran narkotika, khususnya dengan pola baru yang memanfaatkan jasa pengiriman sebagai sarana distribusi,” pungkas AKP Sugiyoto. (rel/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa 

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

2 days ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

2 days ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

2 days ago

Gara-gara Tanah Dulang, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 

   Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…

2 days ago

Perkuat Pengawasan Telur Anpu, Pemprov Siapkan  Surat Edaran Baru

Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…

2 days ago

RDP Panja Pelayanan Publik Tak Dihadiri Pihak DLHK

   Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…

2 days ago