

Aparat Gabungan TNI-Polri saat menggotong peti jenasah Bripka (Anumerta) Ronald M. Enok di Bandara Mulia, Puncak Jaya untuk selanjutnya diterbangkan ke Jayapura , Rabu (22/1). Humas Satgas ODC for Cepos.
JAYAPURA-Jenazah Bripka (Anumerta) Ronald M. Enok, anggota Polri yang gugur akibat serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), telah tiba di rumah duka di Kompleks Jalan Pandang Pasir, Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Rabu (22/1).
Bripka Ronald gugur saat menjalankan tugas pada Selasa (21/1) di Kampung Lima-Lima, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya. Insiden tragis tersebut terjadi ketika almarhum sedang mengantri minyak tanah di sebuah Agen Premium Minyak dan Solar (APMS). Dalam perjalanan pulang, almarhum diserang dan ditembak oleh KKB yang diduga dipimpin oleh Bumiwalo Telenggen.
Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menyampaikan bahwa prosesi penghormatan terakhir dilakukan di Mako Polres Puncak Jaya pada Rabu pagi. Upacara pelepasan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara, diwarnai suasana haru.
“Ibadah pelepasan digelar di Aula Sosialisasi Polres Puncak Jaya sebelum keberangkatan jenazah menuju Bandara Mulia,” ungkap Brigjen Pol Faizal.
Jenazah kemudian diterbangkan dari Bandara Mulia ke Bandara Sentani menggunakan pesawat khusus pada pukul 07.00 WIT. Setibanya di Sentani, jenazah diantar ke rumah duka di Kompleks Jalan Pandang Pasir untuk prosesi keluarga.
Dikatakan kepergian Bripka Anumerta Ronald M. Enok menjadi duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, serta masyarakat. Dedikasi dan pengorbanannya dalam menjaga keamanan di wilayah Papua akan terus dikenang sebagai teladan bagi seluruh anggota Polri.
“Penghormatan terakhir bagi Bripka (Anumerta) Ronald M. Enok sebagai bentuk penghargaan atas pengabdiannya menjaga keamanan di Papua,” tuturnya.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mendukung upaya aparat dalam menjaga keamanan wilayah.
“Kami menghimbau seluruh masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif. Aparat keamanan terus berupaya memburu pelaku demi menjamin keamanan dan kedamaian di Tanah Papua,” ujarnya.
Sementara pasca-insiden penembakan, jajaran Polres Puncak Jaya bersama Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 segera bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengevakuasi korban dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Hingga kini, aparat keamanan masih memburu keberadaan pelaku KKB. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…