Lebih lanjut bicara anggaran, Dr. Husni menyebut koalisis baru ini memang akan membutuhkan anggaran yang cukup besar. Namun hal itu sudah dianggap wajar karena sudah pasti setiap kabinet akan menambahkan pegawai baru.
“Tapi bagi saya tidak masalah negara kita ini banyak uang, kan tidak mungkin orang kerja gratis saja,” tandasnya.
Dikatakan masyarakat tidak harus khawatir dengan kinerja Prabowo, karena diyakini akan bekerja untuk kemaslahatan rakyatnya. Selain itu sudah tentu kebijakannya saat ini dirancang berdasarkam hasil kajian yang melibatkan berbagai elit maupun tokoh tokoh politik bangsa Indonesia.
Tapi juga mentei yang diangkat saat ini sudah pasti telah diuji kualitas dan kuantitasnya. Meskipun saat ini anggota kabinet terbilang obesitas, namun pastinya dalam masa kerja 5 tahun berjalan akan ada evaluasi. Bila mana ada yang tidak sesuai dengan target uang diharapkan pasti akan dievaluasi. Husni memberi usulan perlu menteri khusus untuk menanangani masalah pembangunan di Indonesia wilayah timur mengingat perosalan di wilayah timur cukup kompleks.
“Memang sudah ada keterwakilan orang Papua disana tapi kalau bisa dibuatkan anggaran khusus sehingga pembangunan di wilayah timur bisa sama dengan wilayah bagian barat,” tutupnya. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
anitia Pelaksana (Panpel) Persipura Jayapura memastikan pengamanan laga terakhir Persipura menjamu Persiku Kudus di Stadion…
Sebanyak 100 unit rumah permanen yang dibangun pemerintah pusat melalui Kementrian Transmigrasi RI di Kampung…
Persiker merupakan juara Liga 4 zona Papua dan menjadi wakil Papua pada seri nasional. Mereka…
Dari 47 CHJ, terdiri dari 18 laki-laki dan 29 perempuan. Jemaah tertua atas nama Kislam…
Ketua NPCI Papua, Jayakusuma menghadiri rapat kerja nasional (Rakernas) NPCI Pusat di Kota Solo, Jawa…
Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmen kuat dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M.…