“Namun dengan adanya pemisahan tanggungjawab maka daya kontrolnya akan semakin terfokus,” sambungnya. Selain pendidikan, nomenklatur lain yang juga dirubah. Perubahan nomenklatur tersebut tentunya berdasarkan pertimbangan dan hasil kajian yang matang oleh presiden. Sebagaimana dia pernah menjabat sebagai menteri di Kabinet Indonesia Maju pada era Joko Widodo-Maruf Amin.
“Dengan pengalamannya pastinya dia telah melihat, kebutuhan kebutuhan dasar bangsa Indonesia. Sehingga dengan terpilih sebagai Presiden maka hasil analisis dan kajian itulah yang dipakai untuk menyelesaikan masalah yang mungkin saja belum terealisasi selama ini,” imbuhnya.
Husni berpendapat obesitas jumlah kementerian tersebut, akan memacu jalannya roda pemerintahan 5 tahun kedepan.
“Memang tidak serta merta langsung ada hasil tunggu 100 hari pertama baru kita bisa lihat, seperti apa hasil kerja dari kabinet baru ini,” ujarnya.
Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Provinsi Papua mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Papua…
Sambil menggali dan mencari ubi jalar yang terendam air tersebut, Ferdinandus Buer mengaku pihaknya tidak…
Dari pertemuan itu juga diberikan sejumlah uang dalam konteks tali asih. Bantuan tersebut diberikan untuk…
Yang menjadi sasaran adalah pohon Natal yang masih dipajang di depan kantor tersebut kemudian sejumlah…
Kiper andalan mereka, Adzib Hakim yang sempat mengalami cedera ringan saat mengahdapi Deltras FC juga…
Akibat kecelakaan ini menyebabkan satu orang penumpang meninggal dunia.Kapolres Yalimo, Kompol Joni Samomsabra, membenarkan peristiwa…