Categories: BERITA UTAMA

Hanura Anggap Pileg 2024 Menjadi Pemilu Terburuk

JAYAPURA – Ketua DPD Hanura Provinsi Papua, DR Kenius Kogoya mengungkapkan bahwa pihaknya tidak mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi terkait perolehan suara pada Pileg Februari lalu. Pihaknya lebih memilih menerima kondisi di lapangan meski bisa memberi kesimpulan bahwa Pemilu 2024 ini menjadi Pemilu terburuk yang pernah ada.

“Kesimpulan saya pada Pemilu kemarin adalah banyak kecurangan dan pelaksanaan Pemilu yang mungkin paling buruk khususnya di Kota Jayapura,” kata Kenius saat ditemui di Entrop, pekan kemarin.

Ia memberi gambaran bahwa di Jayapura sejatinya semua proses bisa dipantau dan diikuti namun terlalu banyak kepentingan dan konspiras sehingga banyak suara pemilih yang diutak atik.

“Suara yang masuk sebenarnya bukan suara lapangan tapi ada rekayasa yang dilakukan penyelenggaran ditingkat DPD. Main caplok sana sini. Dan PPD bisa dibilang menjadi juru kunci suksesi Pemilu tahun ini,” jelasnya.

“Kadang orang bilang suara rakyat adalah suara Tuhan tapi yang terjadi bukan suara rakyat namun demokrasi yang  dilakukan penyelenggara. Penyelenggara yang tentukan siapa yang duduk atau siapa yang akan lolos dan bukan dari suara masyarakat,” imbuhnya.

DPD Hanura Papua sendiri hanya mendapatkan 11 kursi untuk 8 kabupaten dimana sebelumnya ada 18 kursi. Untuk Kota Jayapura ada 2 kursi  dan ada 2 kabupaten yang dapat unsur pimpinan yakni Mamberamo Raya dan Supiori.

“Ia kami ada penurunan jumlah caleg yang lolos tapi kami tidak mengajukan gugatan  tapi kami evaluasi dan tetap menganggap ini pemilu terburuk,” imbuh Kenius Kogoya. (ade/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Wali Kota: Awasi Pembangunan di Kawasan Rawan Bencana!

  Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…

2 hours ago

Jangan Biarkan Warga Sipil Jadi Korban Konflik

  Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…

2 hours ago

Layanan Publik Harus Tepat Waktu dan Bebas Pungli

   Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…

6 hours ago

Pemprov Bentuk Tim Aset Untuk Tangani Sengketa Tanah

  Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…

6 hours ago

Perkuat Tata Kelola Daerah, Pemprov Bentuk Tiga OPD Baru

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…

13 hours ago

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

14 hours ago