Categories: BERITA UTAMA

ASN Disentil Jangan Cawe-cawe Dalam PSU Pilkada

JAYAPURA – Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong kembali meningatkan ASN di lingkungan  Pemprov untuk tidak cawe-cawe pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Papua. Ramses menekankan pentingnya netralitas aparatur sipil negara (ASN) demi menjaga kelancaran proses demokrasi.

Tak hanya pada ASN, Gubernur Ramses juga mengingatkan kementrian lembaga termasuk TNI -Polri harus netral. Sehingga PSU di Papua bisa berjalan dengan aman dan lancar.

“Sebagai ASN, kita harus netral dan tidak memihak salah satu calon. Jika ada ASN terbukti terlibat, itu bisa berdampak pada PSU lagi,” kata Ramses kepada wartawan, Jumat (21/3).

Ia menjelaskan, tanggung jawabnya sebagai Pj gubernur adalah memastikan PSU di Papua berjalan aman, lancar, dan sukses. Dan netralitas ASN menjadi faktor penting dalam menjaga proses tersebut.

“Terkait dugaan adanya keterlibatan ASN, kita tidak bisa berandai-andai karena semua harus berdasarkan bukti dan data. Jika ada yang melaporkan, pasti akan diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku,” bebernya.

Bahkan Ramses menegaskan dirinya tidak akan mentolerir ASN yang terbukti ikut campur dalam PSU. Jika ada pelanggaran, sanksinya akan diserahkan kepada Gakkumdu atau Bawaslu sesuai peraturan yang berlaku.

“Saya sudah berulang kali sampaikan bahwa ASN harus netral. Dan ini harus menjadi PSU  yang terakhir, jangan sampai masyarakat yang terus dirugikan,” kata Ramses.

“Saya tidak akan mentolerir ASN yang terlibat atau cawe-cawe terhadap kontestasi PSU ini. Jika terlibat, hukumannya nanti kita serahkan ke mekanisme hukum yang berlaku,” tegasnya.  Sementara itu, terkait anggaran PSU, Ramses menyebutkan bahwa pembiayaan tetap menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Saat ini, Pemprov Papua sudah memberikan izin kepada komisi pemilihan umum (KPU) untuk melaksanakan tahapan dengan menggunakan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) KPU sebesar Rp 47 miliar.

“Anggaran PSU akan dicairkan dalam dua tahap agar prosesnya lebih efektif dan kita akan mengoptimalkan APBD yang ada,” pungkasnya. (fia/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Bupati Silih Berganti Kondisi Jalan dan Selokan Tak Pernah Berubah

Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…

17 minutes ago

Serap Keluhan dan Aspirasi Hakim, Mulai Masalah Pengawasan hingga Kesejahteraan

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…

46 minutes ago

Sanksi Menanti yang Live Saat Jam Kerja

​Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…

1 hour ago

KNPB Sebut Tak Ada Integrasi Melainkan Pencaplokan Secara Ilegal

Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…

2 hours ago

Program Pembangunan Papua Harus Terintegrasi

“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…

3 hours ago

Papua Dibagi Tiga Zona Pembangunan

“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…

4 hours ago