Kejadian tersebut menurutnya karena tidak adanya penerangan yang cukup, ketiadaan polisi tidur, serta kondisi jalan yang gelap dan berbahaya menjadi faktor yang perlu segera dibenahi.
Untuk itu para mahasiswa ini mengajak pihak kampus bersama-sama mengambil langkah nyata demi mencegah hal serupa kembali terjadi. Massa percaya, rektor dan seluruh jajaran memiliki komitmen untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan mahasiswa sebagai bagian dari keluarga besar IAIN Fattahul Muluk Papua.
“Kami berharap suara ini didengar dan ditindaklanjuti secara nyata. Kami hanya ingin belajar dengan aman, tinggal dengan layak, dan tumbuh dalam lingkungan kampus yang memperhatikan kebutuhan mahasiswanya,” ungkap Iqbal mewakili masa aksi.
Adapun point-point penting yang disampaikan mahasiswa kepada pimpinan kampus sebagai berikut; Pertama, Dalam waktu satu minggu, penerangan jalan di seluruh area kampus harus diperbaiki. Kedua, air di asrama mahasiswa harus mengalir dengan lancar dan terjaga kebersihannya.
Kemudian, Segera dipasang polisi tidur di jalur utama kampus untuk mencegah kecelakaan. Terakhir, Mengaktifkan petugas sekuriti selama 24 jam di area kampus dan asrama mahasiswa.
Menanggapi aksi tersebut, Rektor Islam IAIN Papua mengatakan pembuatan polisi tidur di area kampus sementara belum dapat dilakukan. Hal ini disebabkan karena masih adanya aktivitas alat berat yang keluar masuk kampus untuk keperluan pembangunan.
Abisai juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di kalangan pemuda pasca Musyawarah Daerah (Musda). Ia…
Menurut Evert, buku cerita rakyat tersebut akan menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa…
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua menggelar sosialisasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) serta Pencegahan,…
–Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) mendorong lahirnya Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus)…
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juni 2026, dibuka secara…
Bupati Keerom, Piter Gusbager menyalurkan Dana Desa tahap I dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) triwulan…