Sementara terkait dengan masalah air di asrama mahasiswa rektor menegaskan akan menjadi prioritas utama. “Kami telah berkoordinasi dengan bagian sarana dan prasarana untuk segera melakukan pengecekan sistem distribusi air di asrama dan memastikan pasokan air dapat kembali mengalir dengan lancar dalam waktu dekat,” ucap rektor di hadapan mahasiswa aksi.
Karena itu ia meminta kegiatan akademis, pelayanan administrasi, serta aktivitas perkuliahan ke depannya tidak terganggu oleh adanya penyampaian aspirasi. Kampus tetap menjadi ruang yang aman dan kondusif untuk belajar.
Di lain sisi, dalam surat pernyataan mahasiswa berbunyi apabila dalam jangka waktu yang ditentukan tidak ditindaklanjuti, maka para mahasiswa asrama putra dan putri akan melakukan aksi gelombang kedua yang lebih besar dari sebelumnya.
“Sekali lagi meminta untuk poin tuntutan hari ini dapat direalisasikan apabila poin tersebut tidak segera ditindaklanjuti maka sesuai kesepakatan bahwa Wakil rektor lll akan diturunkan dari jabatannya,” bunyi surat tersebut yang diterima Cenderawasih Pos, Selasa (21/10). (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Hakim Purwanto S. Abdullah menyatakan, Nadiem terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana…
Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan darah ideal sebuah wilayah adalah 1% hingga 2%…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan penangkapan ini terhadap pelaku…
Komitmen Pemerintah Kabupaten Puncak dalam membangun sumber daya manusia melalui sektor pendidikan mendapat apresiasi dari…
Kapolres Puncak Jaya AKBP Yudha Wicaksono saat dihubungi dari Nabire, Senin, mengatakan patroli gabungan tersebut…
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumamb, SH, MH menegaskan jika usai dilakukan penangkapan…