Sementara terkait dengan masalah air di asrama mahasiswa rektor menegaskan akan menjadi prioritas utama. “Kami telah berkoordinasi dengan bagian sarana dan prasarana untuk segera melakukan pengecekan sistem distribusi air di asrama dan memastikan pasokan air dapat kembali mengalir dengan lancar dalam waktu dekat,” ucap rektor di hadapan mahasiswa aksi.
Karena itu ia meminta kegiatan akademis, pelayanan administrasi, serta aktivitas perkuliahan ke depannya tidak terganggu oleh adanya penyampaian aspirasi. Kampus tetap menjadi ruang yang aman dan kondusif untuk belajar.
Di lain sisi, dalam surat pernyataan mahasiswa berbunyi apabila dalam jangka waktu yang ditentukan tidak ditindaklanjuti, maka para mahasiswa asrama putra dan putri akan melakukan aksi gelombang kedua yang lebih besar dari sebelumnya.
“Sekali lagi meminta untuk poin tuntutan hari ini dapat direalisasikan apabila poin tersebut tidak segera ditindaklanjuti maka sesuai kesepakatan bahwa Wakil rektor lll akan diturunkan dari jabatannya,” bunyi surat tersebut yang diterima Cenderawasih Pos, Selasa (21/10). (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melancarkan operasi senyap dengan menggerebek sebuah pabrik rumahan…