

Kasat Reskrim, AKP Handry Bawiling (FOTO:Gamel Cepos)
JAYAPURA-Instruksi Kapolri tentang tindak tegas semua bentuk perjudian baik yang di darat maupun secara online bergema hingga Kota Jayapura. Upaya penegakan hukum pun mulai dilakukan. Seorang pria berinisial S (33) harus mendekam di balik jeruji besi Mapolresta Jayapura Kota usai dibekuk saat sedang melakukan aksinya menjadi bandar judi jenis Dadu pada Sabtu (20/8).
Lokasi tempat ia bermain di belakang Bank BRI Waena Distrik Heram dan polisi menciduknya sekira pukul 17.00 WIT. Penangkapan pelaku S dipimpin langsung Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Handry M. Bawiling didampingi Wakasat Reskrim Iptu Heppy Salampessy bersama Tim Resmob Numbay.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, melalui Kasat Reskrim AKP Handry menjelaskan bahwa penangkapan S berdasarkan informasi terkait adanya kegiatan judi jenis Dadu dan dari laporan ini pihaknya merespon dengan mendatangi TKP.
Saat itu, polisi langsung menemukan S sedang menjalankan aksinya sebagai bandar judi Dadu. “Tim langsung mengamankan pelaku bersama barang bukti dan saat dilakukan pemeriksaan awal, S membenarkan bahwa dirinya ada di lokasi kejadian berprofesi sebagai bandar judi jenis Dadu. Pelaku kemudian dibawa ke Mapolresta Jayapura,” tambahnya.
Dari tangan S, Polisi menemukan barang bukti yaitu 3 buah dadu, 1 buah batok kelapa, 1 buah kain spanduk bertuliskan angka 1-12 dan uang tunai sebesar Rp 314 ribu.
“Sesuai atensi pimpinan tertinggi untuk meniadakan segala bentuk judi dan kepada masyarakat yang masih menemukan adanya aktifitas judi di Kota Jayapura agar segera melaporkannya ke pihak Kepolisian baik melalui Call Centre yang ada atau datang langsung ke Kantor Kepolisian,” pinta Handry.
Selain itu bila melihat adanya oknum kepolisian yang turut serta di dalamnya agar melaporkan hal tersebut ke aplikasi Dumas Presisi atau Call Centre Bid Propam Polda Papua. “Laporkan saja,” tutup AKP Handry. (ade/tri)
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…