

Anggota MRP, Pokja Perempuan, Naomi Sumel (temgah) didampingi Sekretaris Distrik Senggi, Alex Negei (kiri) dan Ondoafi Kampung Molof dan Walay, Peterson Nangguali (kanan) saat mendengarkan aspirasi masyarakat di Balai Kampung Walay, Distrik Senggi, Sabtu (19/7). (foto:Erianto / Cepos)
KEEROM – Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua, Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan, Naomi Sumel kembali melakukan reses atau menjaring aspirasi masyarakat di Kampung Waley dan Molof, Distrik Senggi, Sabtu (19/7).
Dalam reses yang ke-4 kalinya ini, Naomi mendegar langsung aspirasi dari masyarakat dua kampung tersebut. Kabanyakan mengeluh soal ruas jalan, masalah air bersih, pembinaan UMKM.
Namun tak sedikit masyarakat yang juga mengeluhkan keberadaan perusahan-perusahan kayu serta tambang emas ilegal di kampung mereka.
Sekretaris Distrik Senggi, Alex Negei mengatakan bahwa kehadiran anggota MRP yang didampingi oleh Ketua Dewan Adat Keerom, Laurens Borotian memberikan angin segar bagi Distrik Senggi khususnya Kampung Walay dan Molof.
Ia berharap MRP dan DAK bisa mengecek ulang perijinan perusahan-perusahan yang beroperasi di dua kampung tersebut. Termasuk maraknya tambang emas ilegal di Kampung Walay.
Tim yang diturunkan ke Wamena saat ini dari Menko Polhukam, BNPB, Danrem 172/ PWY, PLN…
Kepala BPS Jayawijaya Arther Purmiasa menyatakan Pada Bulan September 2026, terjadi inflasi sebesar 3,28 persen…
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…
Akibat kecelakaan tersebut, satu dari sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di atas…
Poster yang beredar luas di media sosial tersebut sempat memicu keresahan warga Timika. Narasi di…
Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…