

Satu anggota Satlantas Polres Nabire ketika mengecek mobil minibus yang mengangkut drum dan diduga terlibat dalam penimbunan BBM di Nabire, Selasa (21/6). (FOTO:Humas Polda Papua)
JAYAPURA-Satuan Lalu Lintas Polres Nabire berhasil menyita empat unit kendaraan modifikasi ilegal yang digunakan untuk menimbun BBM di SPBU Bumi Wonorejo, Kabupaten Nabire, Selasa (21/6).
Kasat Lantas Polres Nabire, AKP. Darwis, S.Sos, MM., mengatakan empat unit kendaraan modifikasi yang digunakan untuk menimbun BBM tersebut berhasil disita ketika Satuan Lalu Lintas Polres Nabire melaksanakan patroli ke sejumlah SPBU di Nabire. Pasalnya belakangan ini warga mengaku kesulitan mendapatkan BBM.
“Jadi saat melaksanakan patroli ke beberapa SPBU di Nabire, tim patroli berhasil menemukan empat unit kendaraan yang sudah dimodifikasi pada bagian tangki untuk menyedot BBM jauh lebih banyak dari yang biasa,” jelas Darwis, Selasa (21/6).
Dirinya mengatakan ke depannya Polres Nabire akan lebih giat melaksanakan patroli untuk mencegah penimbunan yang dilakukan oleh oknum tertentu yang mengakibatkan masyarakat kesulitan mencari BBM.
“Temuan ini akan kami kembangkan dan untuk bentuk penimbunan BBM sendiri akan ditindaklanjuti oleh Satuan Reskrim untuk penyelidikan,” ungkap Darwis.
Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan bahwa ketika menemukan empat unit kendaraan modifikasi tersebut di SPBU Bumi Wonorejo, keempat sopir langsung melarikan diri. Namun sayangnya tidak dijelaskan upaya untuk penyelidikan terhadap pemilik kendaraan. Polres Nabire hanya memberi imbauan.
“Saya meminta para sopirnya untuk segera melapor sebab jika tidak Polres Nabire akan melakukan langkah-langkah kepolisian lebih lanjut untuk menumpas penimbunan BBM di Nabire,” lanjut Drwis lagi.
Sementara empat unit kendaraan yang berhasil disita antara lain satu unit mobil Kijang KF60, satu unit mobil Mitsubishi, 1 unit mobil Nissan, dan satu mobil KF80. Keempat mobil tersebut sudah diamankan Polres Nabire untuk penyelidikan lebih lanjut.
Sementara informasi lain yang diperoleh Cenderawasih Pos menyebutkan bahwa aktivitas penimbunan BBM ini tidak hanya terjadi di Nabire. Di Kabupaten Jayapura aktivitas mobil modifikasi diduga masih marak terjadi. Mobil-mobil dengan tangki ekstra besar ini biasa mengantri di beberapa SPBU di Sentani termasuk di Expo Waena. Hanya kebanyakan mobil truk modifikasi ini diduga langsung masuk ke kargo di Sentani untuk dikirim ke Jayawijaya. (ade/nat)
Menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) 600 PK, tim menyisir perairan Puriri sejauh 11 mil laut…
Rekianus mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Port Moresby…
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan penipuan lowongan…
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika mencatat tren penyalahgunaan narkotika kini marak menyasar kalangan pelajar…
Kerja sama tersebut melibatkan Kementerian Kesehatan, 14 rumah sakit rujukan nasional, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan,…
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.30 WIT. Piket Satreskrim menerima laporan mengenai terbakarnya rumah milik…