Categories: BERITA UTAMA

Bantu Pemulihan Situasi, 300 Personil Brimob Dikirim ke Wamena

WAMENA – Upaya kepolisian untuk meredam konflik sosial antara dua kelompok massa yang terjadi di Distrik Wouma dan Kampung Muraima Disrik Hubikiak, semakin kokoh dengan hadirnya 300 personil Brimob Polda Papua yang dikirimkan ke Wamena, guna mencegah konflik susulan sekaligus bantu pemulihan wilayah itu.

Perwira Penghubung Polda Papua di Papua Pegunungan (LO), Kombes Pol Andi Y. Enock, menyampaikan bahwa situasi keamanan di Wamena mulai berangsur kondusif dan aktivitas masyarakat perlahan kembali normal, dan saat ini sudah banyak pengungsi yang mulai di mobilisasi untuk kembali ke rumahnya dari Polres Jayawijaya.

“Puji Tuhan, secara umum situasi sudah mulai kondusif. Saya juga sudah keliling kota dan melihat masyarakat mulai beraktivitas seperti biasa. Pasar-pasar juga sudah mulai berjalan kembali, kehadiran 300 personil Brimob Polda Papua juga sangat membantu aparat kepolisian dari Polres Jayawijaya,”ungkapnya Rabu (20/5) di Wamena.

Menurutnya, pemerintah daerah bersama aparat keamanan terus berupaya memulihkan kondisi pasca konflik agar masyarakat dapat kembali hidup normal dan konflik sosial antara dua kelompok massa sudah tidak kembali terjadi lagi namun kepolisian masih terus meningtensifkan patroli dengan skala besar guna mengantisipasi hal -hal yang tak diinginkan.

“Dalam rangka mendukung pemulihan keamanan, Polda Papua juga akan menambah personel pengamanan di Kabupaten Jayawijaya. Sebanyak 300 personel Brimob, kehadiran personil ini dilakukan untuk pemulihan sekaligus mencegah terjadinya konflik susulan,”jelas Andi Enock

Kata LO Polda Papua untuk Papua Pegunungan, pihaknya sudah melaporkan kondisi di sini kepada Kapolda Papua dan 300 personel Brimob rencananya akan diperbantukan untuk membantu pemulihan keamanan di Jayawijaya mulai dari Patroli, Mobilisasi pengungsi kembali sampai pengamannan pasca pemulangan massa yang berdatangan ke Wamena saat konflik terjadi.

“Perbantuan dari Personil Brimob Polda Papua ini masih digunakan untuk pengamanan sambil melihat perkembangan situasi apabila situasi sudah benar -benar seperti sedia kala maka mereka bisa ditarik kembali,”katanya

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

SMAN 8 Jayapura Pasca Siswinya Jadi Pembawa Baki Paskibraka Nasional

  Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…

21 hours ago

LAN: Pahami Akar Persoalan, Baru Buat Program!

   Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…

23 hours ago

Tak Kunjung Direnovasi, Warga Dok IX Tagih Janji Mendagri

  “Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…

1 day ago

Cegah Penyakit Jantung, Aktifkan Deteksi Dini dan Pola Hidup Sehat

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…

1 day ago

Prioritaskan Program yang Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat

   Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…

1 day ago

Rumah Singgah ODGJ dan Anak Terlantar Diminta Segera Direalisasikan

Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…

1 day ago