Categories: BERITA UTAMA

Batas Wilayah Adat Masih Jadi Polemik, Respon MRP Ditunggu

JAYAPURA – Sejumlah perwakilan pemuda dari 10 kampung Wilayah adat Port Numbay pada, Kamis (17/4) mengelar diskusi bersama dengan Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Nerlince Wamuar Rollo, di kediamannya di Kotaraja distrik Abepura.

Kegiatan yang bertema penjaringan aspirasi masyarakat Orang Asli Papua (OAP) triwulan I tahun 2025 itu membahas terkait dengan pentingnya pemetaan pembatasan wilayah adat untuk selamatkan generasi yang akan datang.

Pada kesempatan itu Ketua MRP Nerlince Wamuar Rollo terlebih dahulu menyampaikan bahwa tugas dari MRP adalah untuk memberikan pertimbangan dan persetujuan terhadap pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang diusulkan oleh DPRP.

Tak hanya itu kata Nerlince, beberapa tugas lain yang harus di jalankan MRP yakni Memberikan saran, pertimbangan, dan persetujuan rencana perjanjian kerjasama yang dibuat oleh pemerintah maupun pemerintah provinsi dengan pihak ketiga yang berlaku diwilayah Papua, khususnya yang menyangkut perlindungan hak-hak orang asli Papua.

Lebih lanjut ketua MRP itu menjelaskan bahwa permasalahan pembatas wilayah adat tersebut menjadi salah satu program penting saat ini di MRP melalui Pokja adat.
“Masalah ini menjadi program penting di MRP yang di kerja oleh Pokja adat, kalau ini tidak dikerjakan dan dijaga baik maka besok anak cucu kita akan menderita di negerinya sendiri,” ucap Nerlince

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Keluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan Pindah

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…

21 hours ago

Sanksi Jangan Berhenti di Administratif

Merespon terkait dengan itu, ​Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…

22 hours ago

TNI Tak Gentar Ancaman OPM

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…

2 days ago

Gubernur: Koreksi Total, Jangan Terulang Lagi!

  Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…

2 days ago

Utang Negara Capai Rp 10.000 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…

2 days ago

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

2 days ago