Sementara itu Sertu Hendra membantah jika mobil tersebut mobil bodong. Hendra mengatakan bahwa mobil tersebut memang dicicil oleh seniornya. Namun istri seniornya tersebut sakit sehingga meminjam uang kepadanya. Tapi, karena belum dikembalikan sehingga mobil tersebut jadi jaminan.
“Kemudian kemarin saya dipindahkan ke Papua, lalu saya kirim lewat ekspedisi ke Merauke. Saat sampai, saya mau ambil tapi Pak Kapolsek minta kejelasannya. Kemudian saya sudah hubungi senior saya disana untuk foto copy BPKB dan STNK kalau mobil sudah di Merauke. Jadi barang itu bukan illegal tapi legal,’’ katanya.
Sertu Hendra menjelaskan, dirinya minta agar mobil tersebut diserahkan ke POM agar POM yang akan menekan seniornya yang ada di Kendari tersebut. ‘’Sekali lagi saya sampaikan kalau mobil ini tidak bodong,’’ tandasnya. (ulo/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Abisai juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di kalangan pemuda pasca Musyawarah Daerah (Musda). Ia…
Menurut Evert, buku cerita rakyat tersebut akan menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa…
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua menggelar sosialisasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) serta Pencegahan,…
–Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) mendorong lahirnya Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus)…
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juni 2026, dibuka secara…
Bupati Keerom, Piter Gusbager menyalurkan Dana Desa tahap I dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) triwulan…