Sementara itu Sertu Hendra membantah jika mobil tersebut mobil bodong. Hendra mengatakan bahwa mobil tersebut memang dicicil oleh seniornya. Namun istri seniornya tersebut sakit sehingga meminjam uang kepadanya. Tapi, karena belum dikembalikan sehingga mobil tersebut jadi jaminan.
“Kemudian kemarin saya dipindahkan ke Papua, lalu saya kirim lewat ekspedisi ke Merauke. Saat sampai, saya mau ambil tapi Pak Kapolsek minta kejelasannya. Kemudian saya sudah hubungi senior saya disana untuk foto copy BPKB dan STNK kalau mobil sudah di Merauke. Jadi barang itu bukan illegal tapi legal,’’ katanya.
Sertu Hendra menjelaskan, dirinya minta agar mobil tersebut diserahkan ke POM agar POM yang akan menekan seniornya yang ada di Kendari tersebut. ‘’Sekali lagi saya sampaikan kalau mobil ini tidak bodong,’’ tandasnya. (ulo/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Suasana di sekitar Stadion Lukas Enembe selalu berubah menjadi lebih hidup setiap kali pertandingan Persipura…
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…
Edarkan Tramadol yang diketahui masuk dalam jenis obat keras ribuan butir atau tepatnya sebanyak 1.721…
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Jayapura, Djoni Naa, mengungkapkan masih banyak oknum perusahaan di…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Plh Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua, Irene Pagawak mengatakan seluruh sapi bantuan presiden…