Categories: BERITA UTAMA

DPR Terpilih Pertanyakan Surat Golkar Kota

JAYAPURA – Sejumlah anggota DPRD Kota Jayapura yang terpilih meminta agar partai pemenang dalam hal ini Partai Golkar bisa segera mengutus satu nama yang akan menempati posisi pimpinan DPR.

Pasalnya dari tiga partai yang mengisi posisi itu, tersisa Partai Golkar yang belum menyampaikan. Alhasil sejumlah anggota DPR merasa ada waktu yang terbuang padahal bisa dilakukan untuk turun ke lapangan melakukan pengawasan.

“Untuk agendanya, seharusnya pada 4 November lalu kami sudah punya ketua DPR tadi sampai sekarang belum ada dan kami coba cek di sekwan ternyata memang belum ada nama yang dimasukkan juga,” kata Wakil Ketua DPR sementara, Pares Lord Wenda di kantor DPRD Kota, Selasa (19/11).

Pares menjelaskan bahwa tahapan yang harus dilakukan yakni setelah membentuk fraksi kemudian dilanjutkan dengan membahas tata tertib kemudian menetapkan pimpinan definitif. Setelah itu barulah pembentukan alat kelengkapan dewan dan komisi – komisi. “Kami menunggu sampai saat ini sudah 1 bulan 5 hari dan hanya Golkar yang belum mengirimkan nama,” bebernya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

BTM Soroti Fair Play, Desak Evaluasi Wasit dan VAR di Liga 2

Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…

1 day ago

Sayangkan Aksi Demo yang Berdampak Libur Sekolah

ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…

1 day ago

Wamenkes: 90 Persen Kasus Malaria Nasional Berasal dari Papua

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…

1 day ago

Pemkot Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…

1 day ago

Tanah Diselesaikan Sesuai Prosedur, Bupati Mohon Sekolah Jangan Dipalang

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…

1 day ago

Provinsi Papua Pegunungan Dapat Porsi Dana Otsus Paling Kecil

"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…

1 day ago