

Mukri Hamadi selaku Ketua Tim Pemenangan BTM-YB (kanan) bersama anggota saat jumpa pers di Kediaman BTM, Selasa (19/11). (FOTO:Karel/Cepos)
JAYAPURA– Sejumlah perangkat pemerintahan ditingkat bawah beberapa pekan terakhir mulai resah. Ini setelah ada orang yang menghubungi ketua RT atau RW kemudian menanyakan soal situasi kamtibmas menjelang Pilkada. Lucunya pihak yang menelepon ini juga menanyakan komitmen RT/RW dalam Pilkada 2024 termasuk kekuatan massa untuk kemenangan dalam Pilgub Papua.
“Ada sekitar 20 ketua RT/RW yang melapor ke kami, bahwa mereka selama tiga hari ini di telepon orang yang mengaku polisi. Anehnya bukan hanya menanyakan soal situasi kamtibmas tapi juga menanyakan sesuatu yang seharusnya tidak ditanyakan,” kata Mukri Hamadi, Ketua Tim Pemenangan Paslon Gubernur Benhur Tomi Mano-Yeremias Bisai Selasa (19/11).
Pertanyaan sambungan yang ditanyakan pria tersebut adalah siapa calon gubernur yang akan dipilih pada 27 November nanti. Sebuah pertanyaan yang sifatnya pribadi dan rahasia yang seharusnya tidak ditanyakan oleh siapapun apalagi jika itu seorang anggota Polisi. “Mereka menanyakan siapa calon kuat di wilayah tersebut dan pimpinan RT RW ini akan meilih siapa,” beber Mukri.
Jadi lanjut Mukri, pria ini awalnya menyanyakan situasi kamtibmas menjelang pilkada, kemudian menyanyakan komitment para RT/RW di Pilkada 2024, termasuk berkaitan dengan kekuatan massa. “Kami hanya merasa aneh dan tidak percaya jika ada yang mengaku sebagai anggota polisi kemudian menghubungi secara personal hanya untuk menanyakan hal-hal tersebut,” tambahnya.
Disini Mukri meminta para RT dan RW ini tidak merespon oknum tersebut mengingat pertanyaan dan apa yang diminta pria dibalik telepon itu bukan ranahnya anggota polisi. “Dan kami pastikan yang telpon ini bukan anggota Polisi karena kita tau bahwa anggota Polri jelas bersikap netral. Ini ada pihak yang sengaja mengatasnamakan anggota Polisi,” tegasnya
Page: 1 2
Kapolres Mimika, AKBP Alfredo A. Rumbiak, menyatakan aparat keamanan terus mengawal situasi di lapangan agar…
Pelatihan ini digagas oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Keerom dan melibatkan operator…
Cukup banyak warga korban kebakaran yang menempatinya. Sebagian besar adalah warga yang masih berkeluarga,…
Insiden berdarah di Bundaran Petrosea itu menimpa dua orang pelajar. Kedua korban mengalami luka tembak…
Merespon terkait dengan putusan MK tersebut Pengamat Kebijakan Publik sekaligus akademisi, Dr. Methodius Kossay, S.H.,…
Seorang pekerja (ABK) tewas dengan kondisi mengenaskan saat menurunkan kapal yang selesai diperbaiki ke sungai.…