Categories: BERITA UTAMA

Mediasi Selesaikan Konflik Sosial di Nduga

Pemkab Nduga Berikan Kompensasi Rp 2,5 Miliar

JAKARTA- Mediasi dalam konflik sosial di Papua masih ampuh menyelesaikan persoalan. Polda Papua, TNI, dan Pemda Kabupaten Nduga membuktikannya dengan menuntaskan dua kasus konflik sosial yang berpotensi menimbulkan perang suku di Kenyam, Nduga. Pemda Kabupaten Nduga memberikan kompensasi terhadap korban dan pelaku sebanyak Rp 2,5 miliar.

Sekda Kabupaten Nduga Namia Gwijangge menuturkan, penting untyuk menyelesaikan masalah yang berpotensi menjadi konflik yang lebih besar. Kemajuan daerah itu bergantung dari kedamaian dan kerjasama setiap warganya. ”Karena itu dilakukan mediasi untuk menyelesaikan masalah,” paparnya.

Dalam mediasi tersebut, lanjutnya, disepakati menyelesaikan persoalan dengan cara damai. Serta, berkomitmen untuk tidak lagi terlibat dalam aksi perang. ”Perwakilan keluarga dan pelaku menyerahkan beragam senjata seperti panah dan parang, sebagai symbol perdamaian,” terangnya.

Menurutnya, sebagai bentuk bantuan untuk mengatasi dampak konflik yang terjadi. Maka, Pemda Kabupaten Nduga akan memberikan dana kompensasi senilai Rp 2,5 miliar untuk para korban dan pelaku. ”Kami berharap kepala desa juga berperan aktif menyelesaikan masalah di wilayahnya,” jelasnya.

Sementara Kabidhumas Polda Papua Kombespol Ignatius Benny Ady Prabowo menjelaskan, dengan mediasi tersebut diharapkan kondisi Kenyam dapat aman dan kondusif. ”Ini menjadi contoh pentingnya penyelesaian konflik dengan damai,” tuturnya.

Penyelesaian konflik ini juga ditandai dengan penandatanganan kesepakatan damai antara pemerintah, aparat keamanan, dan perwakilan keluarga. ”karena dukungan masayrakat, maka mediasi ini berjalan dengan baik,” jelasnya dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Dia berharap masyarakat mendukung pemerintah dan aparat dalam menjaga situasi kamtibmas. Dengan begitu roda perekonomian bisa berjalan. ”Kesejahteraan masyarakat juga bisa meningkat,” terangnya. (idr)

Data dan Fakta Penyelesaikan Konflik

– Terdapat dua kasus yang diselesaikan dalam mediasi yang dilakukan Polri, TNI, DPRD, dan Pemkab Nduga.

– Kasus pertama kasus pembacokan pelaku Osen Murib terhadap Lingginus Telenggen yang terjai pada 22 Mei 2023.

– Kasus Kedua kasus peganiayaan dengan pelaku Karias Wasiangge terhadap Ulangin Lokbere pada 5 Juli 2023. Korban Ulangin meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

  Pemkab Nduga memberikan dana kompensasi kepada korban dan pelaku untuk membantu mengatasi dampak konflik.

newsportal

Recent Posts

Desak Perlindungan Warga Sipil di Tengah Konflik Bersenjata

Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…

12 hours ago

Harga Minyak Tanah Bersubsidi di Pengecer Semakin Tak Masuk Akal

arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…

13 hours ago

Dua Bersaudara jadi Korban Curas di Kampung Tulem

Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…

14 hours ago

Rumah Sakit Pengampu Nasional dan Regional Cek Langsung RSUD Merauke

Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…

16 hours ago

Mimika Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…

17 hours ago

Belasan OPD Absen, Wali Kota Beri Sinyal Ganti

Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…

18 hours ago