

Yermias Paulus Ruben Ndiken
MERAUKE– Kendati sudah masuk ke semester kedua tahun 2023, namun realisasi fisik dan keuangan untuk program dan kegiatan dilingkungan Pemerintah Kabupaten Merauke baru mencapai 14,94 persen.
Hal itu terungkap dalam monitoring meja yang dibuka secara langsung oleh Sekda Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken, S.Sos, di ruang rapat Bappeda dan Litbang Provinsi Papua Selatan, Kamis (20/7).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappdea-Litbang Kabupaten Merauke Samuel Rino Tahiya ditemui seusai pembukaan monitoring meja tersebut mengungkapkan bahwa laporan yang disampaikan tersebut bukan laporan riil di lapangan karena masih banyak OPD yang belum memberikan laporan kepada pihaknya.
‘’Saya sampaikan ini sebenarnya untuk memberikan motivasi kepada setiap pimpinan OPD untuk secara rutin dan teratur memberikan laporan pelaksanaan program dan kegiatan. Karena sesuai dengan ketentuan bahwa setiap tanggal 10 bulan berjalan, OPD sudah memasukan laporan realisasi kepada bupati Cq Bappeda Litbang. Dan sampai hari ini, laporan realisasi yang kami terima dari OPD itu masih rendah sehingga mempengaruhi progres yang didapatkan hari yakni baru 14,94 persen,’’ kata Samuel Rino Tahiya. (ulo)
Penyidik Kejaksaan Negeri Merauke melakukan penggeledahan terkait dengan dugaan kasus korupsi revitalisasi Universitas Musamus (Unmus)…
Menurutnya aktivitas manusia di daratan menjadi salah satu penyumbang terbesar rusaknya ekosistem laut. Di kota-kota…
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons positif usulan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Gagasan ini dilemparkan Pigai sebagai bentuk reposisi tata kelola kelembagaan yang dinilai perlu beradaptasi dengan…
Tak ada sekat budaya di kapal mungil berbobot sekitar 5 gross tone (GT) itu. Obrolan…
Bagi masyarakat adat Sentani, ikan ini bukan sekadar sumber pangan. Gabus Sentani memiliki nilai budaya,…