Categories: BERITA UTAMA

Hujan Deras, Daerah Rawan Banjir Kembali Tergenang

  Hal Senada juga dikatakan Sahid warga penghuni kos di Gang Mangga Komplek SMAN 4 Jayapura di Entrop, ia mengaku dampak dari hujan deras tersebut air sampai masuk ke kosnya yang ada di bagian belakang dapur karena saluran gotnya penuh. Sehingga ia terpaksa harus menguras air yang masuk ke rumah namum ini tidak berlangsung lama.

   Sahid berharap, supaya setiap kali hujan deras tidak terjadi banjir khusus di wilayah kompleks SMAN 4 Entrop hingga di bagian belakang rumah warga, diharapkan pemerintah bisa melakukan pengerukan sedimen di sungai  atau kali entrop secara rutin supaya saat hujan deras air bisa lancar mengalirnya dan tidak sampai air naik ke jalan atau ke rumah rumah warga.

    Selain itu, setiap kali hujan deras di sungai pastinya banyak sampah, botol minuman maupun rating pohon dan kayu yang terbawa ke sungai akhirnya membuat sumbatan air tidak lancar dan menyebabkan saluran air juga tersumbat, maka pemerintah harus tegas kepada kelompok warga yang masih sering merusak lingkungan seperti melakukan perambahan hutan untuk dibuat ladang dan pemukiman.

   Pasalnya, setiap kali hujan deras banyak ranting dan pohon yang terbawa ke sungai dan airnya juga berwarna coklat, ini menandakan bahwa kondisi hutan sudah tidak normal lagi, karena setiap kali hujan tidak ada penyerapan air dan penahan air di hutan akhirnya air dan rating pohon maupun kayu  terbawa dari hutan ke sungai beserta  air keruh yang berwarna coklat.

   Sementara itu, hujan mulai reda sekira pukul 22. 42 WIT warga sudah mulai bersih bersih rumah yang terdampak banjir dan mengembalikan kendaraannya yang di parkirkan di tempat yang lebih tinggi.

   Terkait potensi hujan deras ini, Ketua Tim Layanan Meteorologi Publik Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah V  Badan Metrologi (BMKG) mengimbau untuk  masyarakat yg tinggal di wilayah rawan bencana banjir maupun longsor agar meningkatkn kewaspadaan.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak MaksimalBangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

1 day ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

1 day ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

1 day ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

2 days ago

Tokoh Agama Papua Padukan Langkah Demi Kemanusiaan dan Perdamaian

   Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…

2 days ago

13 Tahun Melayani Sebagai Sopir Justru Berakhir Tragis

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…

2 days ago