Categories: BERITA UTAMA

Bunuh Mantan Ipar Karena Curiga Pakai Guna-guna

WAMENA – Di era kemajuan jaman dan teknologi saat ini ternyata masih ada orang yang percaya soal ilmu hitam atau guna-guna bisa membunuh. Karena latar belakang ini juga yang membuat seorang pria berinisial MA (25) nekat menghabisi seorang wanita berimisial IA (30). Mirisnya lagi MA mengeksekusi korban saat korban berada di dalam honai.

Kejadian ini terjadi di Kampung Hitigima Distrik Asotipo, Sabtu (17/1). Sementara sehari setelah itu, pelaku akhirnya memilih menyerahkan diri. Ia kini diamankan di Polres Jayawijaya. Kapolres Jayawijaya melalui kasat Reskrim AKP Sugarda Aditya Buana Trenggono, membenarkan adanya aksi pembunuhan yang dilakukan seorang pria karena berdasar kecurigaan.

Pelaku berfikir jika istrinya meninggal karena diguna-guna oleh korban. “Kecurigaan ini memicu MA gelap mata dan nekat menghabisi korban IA dalam sebuah honai di Kampung Hitigima,”ungkapnya Senin (19/1) di Polres Jayawijaya.

Menurutnya, dari hasil visum yang dilakukan, korban meregang nyawa akibat luka benda tajam dari perut bagian depan hingga tembus ke belakang, korban juga mengalami luka robek pada pinggul bagian kiri, dan luka robek pada paha kiri. Sebelumnya korban dan pelaku pernah memiliki hubungan sebagai ipar, dimana anak laki-laki dari korban sempat menikahi adik perempuan dari pelaku. Namun pasangan tersebut kini sudah berpisah.

“Dari keterangan para saksi sekitar bulan November 2025 adik perempuan dari pelaku meninggal dunia, kemudian pelaku pada saat itu mendatangi korban dan mengancam akan melakukan penganiaayaan dengan menggunakan kampak terhadap korban apabila ada lagi yang meninggal dari keluarga pelaku,”jelasnya.

Kata Sugarda, pelaku mencurigai bahwa korban mengirim ilmu hitam kepada istrinya hingga istrinya juga meninggal dunia, sedangkan pada hari Jumat tanggal 16 Jan 2026 anak dari pelaku juga meninggal dunia karena sakit. Namun saat akan dikremasi, pelaku tidak terlihat dan ternyata disitulah pelaku mendatangi korban melakukan aksi pembunuhan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kasus Malaria di Kabupaten Jayapura Meningkat

Pada tahun 2024, jumlah masyarakat yang menjalani tes malaria sebanyak 358.589 orang dengan temuan kasus…

3 hours ago

Pemerintah Diminta Segera Bayar Ganti Rugi Tanah Jalan Alternatif Nendali

Erick Ohee menilai aksi pemalangan tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat yang menuntut hak mereka agar…

4 hours ago

Mobilitas Penumpang di Bandara Sentani Mulai Meningkat

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil melalui Kapolsek Kawasan Bandara Sentani Iptu…

5 hours ago

Dorong Potensi Pariwisata, Pemkab Jayapura Bangun Ruas Jalan Demta-Tarfia

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Yusuf Yambe Yabdi, mengatakan pada tahun ini terdapat beberapa proyek…

6 hours ago

Jurnalis Kabupaten Jayapura Berbagi Takjil di Lampu Merah Bandara Sentani

Koordinator Jurnalis Kabupaten Jayapura sekaligus Ketua FJPI Papua, Kornelia Mudumi mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk…

7 hours ago

Bandara Sentani Gelar CSR Safari Ramadan

General Manager Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer Rohim, mengatakan, dalam program ini, manajemen…

8 hours ago