Categories: BERITA UTAMA

Kebijakan Presiden Memicu Konflik Agraria

Orgenes menegaskan, jika tujuan pemerintah adalah menyejahterakan rakyat Papua, maka seharusnya optimalisasi manfaat Freeport menjadi prioritas utama, bukan membuka program baru yang berisiko merusak lingkungan dan memperparah ketimpangan.

“Freeport itu sudah ada dan menghasilkan puluhan triliun setiap tahun. Bahkan hasilnya dinikmati seluruh Indonesia. Tapi kenapa kesejahteraan orang Papua tidak jadi prioritas. Pikirkan dulu bagaimana Freeport benar-benar menyejahterakan rakyat Papua,” tandasnya.

Ia juga menyinggung kerusakan lingkungan yang telah terjadi, termasuk habisnya hutan di Merauke, sementara dana otonomi khusus justru dipangkas. Dalam kondisi tersebut, rencana membuka kebun sawit baru dinilai tidak masuk akal.

“Dari Freeport saja kita sudah menderita, sekarang mau tambah sawit lagi. Jadi menurut saya, presiden tidak usah pikir sawit dulu. Pikirkan dulu enam DOB yang sudah dibentuk itu,” ujarnya.

Orgenes menilai, pemekaran lima hingga enam DOB di Papua tidak diikuti dengan dukungan anggaran yang memadai dari pemerintah pusat. Akibatnya, dana pembangunan justru diambil dari provinsi induk, sehingga memperparah kondisi keuangan daerah.

“Setiap DOB itu harusnya didukung dana dari pusat. Jangan ambil dana dari provinsi induk. Ini uang dari Papua diambil ke pusat, lalu dibagi-bagi lagi. Itu yang terjadi sekarang,” tegasnya.

Ia menyebutkan, APBD Provinsi Papua pada 2025 hanya sekitar Rp2,4 triliun dan telah dipangkas menjadi Rp 2,03 triliun pada 2026. Kondisi tersebut, menurutnya, sangat memprihatinkan.

“Provinsi Papua ini sudah setengah mati. Dari tahun ke tahun anggaran terus dipangkas. Sangat disayangkan,” ucapnya.

Orgenes menekankan bahwa pemerintah pusat harus bertanggung jawab penuh atas kebijakan pemekaran DOB, termasuk menyiapkan anggaran infrastruktur dan pemerintahan dari pusat, bukan membebani dana pelayanan rakyat di daerah.

Page: 1 2 3 4 5

Juna Cepos

Recent Posts

Mayat Pria Ditemukan di Perumahan Sosial, Penyebab Kematian Masih DitelusuriMayat Pria Ditemukan di Perumahan Sosial, Penyebab Kematian Masih Ditelusuri

Mayat Pria Ditemukan di Perumahan Sosial, Penyebab Kematian Masih Ditelusuri

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim AKP Axel Panggabean, mengatakan korban diketahui…

16 hours ago

Disayangkan, Perlakuan Oknum Taksi Bandara Cek Ponsel Penumpang

Salah seorang warga Kota Jayapura, Silas menyayangkan perlakuan kurang menyenangkan saat berada di kawasan Bandara…

16 hours ago

TNPB-OPM Terus Tebar Ancaman

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menyatakan aksi pembakaran dilakukan saat operasi kelompok tersebut berlangsung di…

17 hours ago

Nekat Menjambret, Dua Pelajar Dibekuk Tim Resmob

"Modus yang digunakan pelaku yakni menabrak korban hingga terjatuh, kemudian mengambil handphone milik korban dan…

17 hours ago

Buron 10 Tahun, Terpidana Korupsi Ditangkap

Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayapura berhasil mengamankan seorang terpidana tindak pidana korupsi…

18 hours ago

Pemkab Mimika Akan tertibkan Parkir Liar

Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mengambil langkah radikal guna mengurai semrawutnya tata kelola lalu lintas…

18 hours ago