“Untuk pembangunan kantor dan infrastruktur DOB, itu ditangani langsung oleh pusat. Sisa dana yang diberikan ke daerah harus dipakai untuk menyejahterakan rakyat,” katanya.
Ia menilai, jika pemerintah pusat serius ingin menyejahterakan Papua, maka alokasi dana puluhan triliun rupiah per provinsi bukanlah hal yang mustahil.
“Kalau Papua dikasih Rp9 atau Rp10 triliun per provinsi saja, itu sudah cukup untuk sejahtera. Tapi kalau hari ini rakyat tidak sejahtera, jangan salahkan pemerintah daerah. Masyarakat nanti akan bertanya, padahal pusat yang tidak mau bantu daerah,” pungkasnya.
Orgenes menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa program sawit sebaiknya ditunda, hingga kesejahteraan rakyat Papua benar-benar terwujud. “Rakyat sejahtera dulu, baru pikir sawit. Jangan terbalik,” katanya. (jim/rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Dijelaskan, selama ini, aktivitas parkir terus meningkat seiring bertambahnya kendaraan dan berkembangnya pusat-pusat perdagangan, perkantor
Bupati Jayapura Yunus Wonda sebelumnya telah menerbitkan imbauan agar peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya…
Selama berada di lokasi KKN, para mahasiswa menjalankan berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan…
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., mengatakan program tersebut merupakan…
Para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis narkotika yang beredar di masyarakat, di antaranya ganja…
Ia meminta OPD terkait segera melakukan pendataan dan penertiban pasar berdasarkan zonasi. Penataan harus…