“Untuk pembangunan kantor dan infrastruktur DOB, itu ditangani langsung oleh pusat. Sisa dana yang diberikan ke daerah harus dipakai untuk menyejahterakan rakyat,” katanya.
Ia menilai, jika pemerintah pusat serius ingin menyejahterakan Papua, maka alokasi dana puluhan triliun rupiah per provinsi bukanlah hal yang mustahil.
“Kalau Papua dikasih Rp9 atau Rp10 triliun per provinsi saja, itu sudah cukup untuk sejahtera. Tapi kalau hari ini rakyat tidak sejahtera, jangan salahkan pemerintah daerah. Masyarakat nanti akan bertanya, padahal pusat yang tidak mau bantu daerah,” pungkasnya.
Orgenes menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa program sawit sebaiknya ditunda, hingga kesejahteraan rakyat Papua benar-benar terwujud. “Rakyat sejahtera dulu, baru pikir sawit. Jangan terbalik,” katanya. (jim/rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Para guru yang tergabung dalam Forum Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini…
Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengungkapkan lambannya realisasi fisik ini dipicu oleh lonjakan harga material bangunan…
Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh Bagian Akademik, Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) Uncen per…
Untungnya aksi yang dilakukan sejumlah warga tersebut dengan cepat diantisipasi Porsenel Polsek Merauke Kota dibantu…
Dari informasi yang Cenderawasih Pos peroleh, aksi ini merupakan aksi spontanitas yang dilakukan mahasiswa dalam…
Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H bersama rombongan Tim Satgas Konflik Sosial menyalurkan bantuan kepada…