

Yohanes Walilo ( FOTO:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Seiring dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024 dianggarkan sebesar Rp 2,64 T. Maka akan banyak lembaga atau organisasi yang tidak bisa mendapatkan dana hibah atau anggarannya berkurang dari Pemerintah Provinsi Papua.
Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Papua, Yohanes Walilo, kepada Cenderawasih Pos, saat menghadiri pembukaan Rapat Paripurna dengan agenda Pembahasan Raperdasi dan Raperdasus Non APBD tahun 2023.
“Untuk anggaran tahun 2024, banyak yang tidak bisa kita bantu atau tidak mendapatkan dana hibah, hal ini dikarenakan kondisi keuangan kita,” ucap Walilo.
“Kita tidak bisa memaksakan kondisi harus memberikan, sebab kita lebih fokus utamakan yang pelayanan masyarakat dengan belanja pegawai,” sambung Walilo menjelaskan.
Namun lanjut Walilo, bagi lembaga lembaga yang ada hubungannya dengan tugas tugas pemerintahan. Pihaknya akan membantu, namun anggarannya tidak sama dengan anggaran sebelumnya.
“Lembaga yang ada hubungannya dengan tugas pemerintahan yang mendesak sekali itu kita akan bantu, namun anggarannya tidak seperti bantuan bantuan sebelumnya,” ucapnya.
Page: 1 2
Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…
Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…