Para pelaku kekerasan hingga menyebabkan tewasnya warga sipil ini kata Bastari disinyalir masih berada di Yahukimo namun dari analisa jika ada pasukan yang masuk ke Yahukimo maka biasanya kelompok tersebut bergeser sedikit ke Nduga.
Terkait DPO dijelaskan bahwa pelaku yang saat ini sejatinya sudah ada yang masuk dalam list DPO kemudian melakukan perbuatan tambahan. Namun bagi pelaku baru itulah yang kemudian akan kembali dijadikan DPO.
“Kami yakin akan bertambah dengan pelaku baru. Kemungkinan ada kelompok atau personil baru yang belum terdaftar yang diketahui saksi dan disitulah kami masukkan DPO nya,” kata beber Bastari. Disini ia juga menyampaikan bahwa para KKB masih memiliki senjata meski tidak banyak.
Ini karena kelompoknya terpencar sehinga senjata juga terbagi – bagi. “Kesimpulannya kami tidak diam. Pencarian masih terus dilakukan dan pelan – pelan akan diungkap,” tutupnya. (ade/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bila banjir di tempat lain, bisa langsung surut seiring dengan berhentinya curah hujan dari langit,…
Gubernur Apolo datang bersama Kepala Balai Binamarga Merauke, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Jalan dan Jembatan…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jayapura dalam menjaga dan melestarikan dusun…
Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah resmi menerbitkan Surat Perintah (Sprint) Pengawasan guna mengawal rantai pasok…
Ia menambahkan kemistri tim baru terlihat pada paruh kedua kompetisi. Wilson juga menyoroti kebijakan transfer…
Rakor tersebut mengusung tema “Penguatan Penyediaan Data Orang Asli Papua Guna Mendukung Implementasi Undang-Undang (UU)…