Categories: BERITA UTAMA

Masyarakat Berbondong-bondong Tinggalkan Distrik Bibida

Pastor Paroki Salib Suci Madi Sebut Para Pengungsi Trauma

JAYAPURA – Eskalasi kontak tembak antar aparat keamanan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kampung Bibida, Paniai mulai mereda.

Meski demikian tak sedikit yang khawatir dengan kondisi keamanan diri mereka sehingga meminta untuk sementara waktu keluar dari kampung. Warga Bibida satu persatu memilih meninggalkan kampung dan menempati gedung – gedung gereja.

Ini setelah aksi baku tembak selama 3 hari yang akhirnya  aparat gabungan TNI Polri berhasil merebut wilayah Distrik Bibida Kabupaten Paniai yang selama ini dikuasai Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Perebutan tersebut dilakukan saat dilakukan operasi pengejaran kelompok OPM pimpinan Undius Kogoya. Pasca itu, TNI Polri melihat kelompok OPM ini masih berupaya mengganggu masyarakat sehingga muncul dukungan dari para tokoh untuk bisa mengamankan situasi.

“Kami merespon apa yang diinginkan masyarakat dan terus mengamati perkembangan situasi. Kami melihat bahwa upaya mengganggu keamanan masih terus dilakukan oleh kelompok ini (OPM),” ujar Komandan Satgas Media Koops Habema, Letkol Arh Yogi Nugroho dalam rilisnya, Selasa (18/6).

Para pengungsi dari Distrik Bibida berada di Gereja Katolik Paroki Salib Suci Madi Paniai. (foto:Satgas Damai Cartenz)

Satu hal yang disampaikan warga kata Yogi adalah meminta dievakuasi ke tempat yang lebih aman dan disepakati untuk dibawa ke gereja. “Warga yang meminta untuk aparat keamanan membantu mereka keluar dari kampung untuk dibawa ke aula gereja menempati tempat itu sementara. Dari permintaan ini kami coba turunkan beberapa truk untuk mengangkut warga ke tempat yang dimaksud,” tambahnya.

“Warga mengamankan diri dari wilayah Bibida ke Gereja Madi di Kabupaten Paniai,” tambahnya. Ini sekaligus menganulir berbagai pernyataan di media social yang menarasikan seolah olah masyarakat mengungsi karena ketakutan dengan aparat TNI Polri.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

4 hours ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

4 hours ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

5 hours ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

5 hours ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

6 hours ago

Bekerja Bukan Lagi Soal Ideal, Tapi Kebutuhan yang Tak Bisa Ditunda

Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…

7 hours ago