Categories: BERITA UTAMA

Masyarakat Berbondong-bondong Tinggalkan Distrik Bibida

Malah kata Yogi, selama mengamankan diri, warga tetap mendapat perhatian dari aparat yang memberikan logistik makanan serta kebutuhan lainnya.

“Tidak betul warga keluar dari kampung karena takut aparat. Mereka yang meminta untuk dibantu karena OPM masih kerap mengganggu dan bagi mereka yang tidak mau kemudian memilih berlari ke hutan maka bisa kami sebut bahwa itu adalah simpatisan atau anggota OPM,” ucap Yogi.

Sementara itu Pastor Paroki Salib Suci Madi, Dekenat Paniai, Keuskupan Timika, Pastor Herman Betul, Projo menjelaskan kondisi pengungsi di camp pengungsian Gereja Katolik Paroki Salib Suci Madi sementara sehat secara fisik dan bahan makanannya terpenuhi namun para pengungsi mengalami trauma.

” Para pengungsi ini dievakuasi pada hari jumat, 14-17  Juni 2024 dari Distrik Bibida, Kabupaten Paniai, ” Jelas Pastor Herman Betu, Pr kepada media ini saat dikonfirmasi pada selasa, (18/6/2024) via seluler.

Ia mengungkapkan, para pengungsi ini dievakuasi pada waktu yang berbeda mengingat pihak aparat keamanan masuk ke kampung-kampung di Distrik Bibida untuk melakukan pengejaran terhadap TPNPB juga pada waktu yang berbeda.

“Ada yang dievakuasi pagi menggunakan truk aparat. Ada juga yang siang hingga sore hari pada tanggal 14 Juni 2024. Sedangkan, masih ada juga yang dievakuasi pada hari Sabtu, Minggu dan Senin kemarin. Semuanya ditampung di Gereja kami, ” tuturnya.

Ia menjelaskan, Pada evakuasi hari Jumat, 14 Juni 2024 masyarakat merasa panik dan takut karena aparat perintahkan meninggalkan kampung, sehingga ada yang  berhasil dievakuasi di Gereja tapi juga ada masyarakat yang melarikan diri ke hutan.

” Hari Jumat pagi itu aparat keamanan (TNI/polri) masuk ke rumah-rumah warga di Bibida sehingga masyarakat ada yang takut dan melarikan diri ke hutan, ” tuturnya.

Menurut Pastor Herman, masyarakat yang diungsikan ke Gereja Katolik Madi adalah sebagaian masyarakat dari Distrik Paniai Timur dan Distrik Bibida.

” Distrik Paniai Timur ini, ada masyarakat dari kampung Timida, Kopo dan Papato sedangkan untuk Distrik Bibida, semua masyarakat mengungsi, ” ungkap Pastor.

Ketika ditanya soal jumlah pengungsi, Pastor Herman mengatakan masih melakukan pendataan.

” Jumlahnya kami masih data dan kami pastikan mencapai ribuan, ” katanya.

Ia juga mengatakan, untuk stok bahan makanan hingga selasa 18 Juni 2024 masih terpenuhi.

” Bantuan terus mengalir. Bantuan ini datang dari gereja, pemerintah, organisasi, kerukunan dan masyarakat sehingga untuk stok makanan, sementara masih terpenuhi, ” katanya lagi.

Ia berharap, kedua pihak yang bertikai dapat menahan diri sehingga masyarakat sipil tidak menjadi korban.

” Atas kejadian ini masyarakat mengalami trauma yang luar biasa sehingga ia berharap kerja sama dari semua pihak agar kondisi ini kembali normal dan masyarakat beraktifitas seperti biasanya, ” harapnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang turut membantu memberikan jaminan keamanan dan bahan makanan kepada para pengungsi   di Gereja Katolik Paroki Salib Suci Madi, Kabupaten Paniai.  (ade/txt/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Jadi Kapolri, Harta Kekayaan Suyudi Ario Seto Tercatat Rp 5,8 MiliarJadi Kapolri, Harta Kekayaan Suyudi Ario Seto Tercatat Rp 5,8 Miliar

Jadi Kapolri, Harta Kekayaan Suyudi Ario Seto Tercatat Rp 5,8 Miliar

Dalam laporan tersebut, kekayaan Suyudi terdiri atas sejumlah aset tidak bergerak dan bergerak. Untuk tanah…

1 day ago

Kapolri Suyudi jadi Harapan Baru untuk Institusi Polri

”Kapolri baru, harapan baru untuk membenahi institusi Polri,” ujar Abdul Rachman Thaha yang akrab disapa…

1 day ago

Dudung Resmi Jadi Menko Polkam

Usai dilantik menjadi menteri koordinator bidang politik dan keamanan (menko polkam), Jenderal TNI Dudung Abdurachman…

1 day ago

Murid Berdiri di Kelas Jadi Alasan Untuk Bertahan Tetap Mengajar

Selama lebih dari dua dekade, ia memilih bertahan dan ikut merajut masa depan anak-anak di…

1 day ago

Bintang Kejora Berkibar di Kampus USTJ, Tiga Mahasiswa Diamankan

Aksi ini banyak muncul di media sosial mengingat para mahasiswa yang terlibat nampaknya telah siap…

1 day ago

22 Saksi Diperiksa, Kejati Dalami Dugaan Korupsi Proyek Jalan Dema-Fefero

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…

2 days ago