Categories: BERITA UTAMA

Pj Gubernur: Operasi di Rumah Sakit Tak Boleh Berhenti

Menurut dr Aaron, kondisi ini dikarenakan salah satu faktornya adalah minimnya anggaran.

Sekedar diketahui, kerap terjadi problema di rumah sakit milik pemerintahan ini. Terkadang Nakes demo masalah gaji mereka tak dibayarkan, obat yang kerap habis dan pasien yang kerap mengeluhkan air bersih yang tidak ada hingga listrik kerap padam.

Sebelumnya pada pertengahan Februari lalu, Kepala Unit Kemoterapi RSUD Jayapura, dr Jan Frits Siauta mengeluhkan barang habis pakai (BHP) hingga obat obatan yang mengalami kekosongan sejak Desember 2023.

Dikatakan Jan, akibat kekosongan obat obatan tersebut pihaknya terpaksa menolak beberapa pasien saat itu dan berpengaruh terhadap pelayanan pasien di RSUD Jayapura.

“Imbasnya kemoterapi terhadap pasien terhambat dan berakibat kanker tumbuh lagi, jika kanker tumbuh lagi maka stadiumnya berubah dan susah kita obati,” ujarnya.

Jan juga mengatakan akibat stok obat yang kosong pasien sering dipulangkan, bahkan yang terjadi hari ini di Poli tak bisa berbuat apa apa.

“Kami tak mungkin menyuruh pasien membeli obat dengan harga yang lumayan mahal,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Jayapura, drg Aloysius, mengatakan dengan kondisi keuangan RSUD Jayapura di APBD 2024 yang hanya Rp 22 miliar, kemungkinan pelayanan dan operasional hanya bisa sampai pada Mei hingga Juni 2024. Sebab anggaran ini sangat kecil jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang mencapai Rp 100 miliar lebih.

Terkait dengan kondisi keuangan RSUD Jayapura saat ini, Aloysius mengaku belum bisa mengeluhkan hal itu ke pimpinan. Namun sudah menyiapkan usulan ke Sekda Papua dan Pj Gubernur untuk mempertimbangkan hal ini.

“Dengan anggaran yang kecil kita berusaha pelayanan bisa berjalan, akan tetapi jika muncul kekurangan sana sini itu hal yang wajar,” pungkasnya. (fia/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Transformasi Digital Kesehatan Berbasis AI Bisa Tekan Biaya Inflasi MedisTransformasi Digital Kesehatan Berbasis AI Bisa Tekan Biaya Inflasi Medis

Transformasi Digital Kesehatan Berbasis AI Bisa Tekan Biaya Inflasi Medis

Dengan posisi sebagai ekonomi terbesar di kawasan dan anggota G20, ia menyebut bahwa Indonesia memiliki…

1 day ago

Tahun ini Pemkab Buka CPNS

Ia menyebutkan bahwa tahapan pendaftaran dibuka pada bulan Februari bulan depan. Bahkan jumlah formasi yang…

1 day ago

Kontribusi PAD dari GOR Waringin Diharapkan Meningkat

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, Boby Awi menjelaskan bahwa kenaikan target tersebut seiring…

1 day ago

DPRP: LHP BPK Papua Wajib Ditindaklanjuti!

Menurutnya, LHP yang diserahkan bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi cerminan sejauh mana pengelolaan keuangan…

1 day ago

Staf Khusus Harus Punya Kemampuan Relevan

Pelantikan sejumlah staf khusus ini oleh Fakhri menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Lantaran,…

2 days ago

Papua Kekurangan Dokter Bidan Spesialis

"Total seluruh penduduk di wilayah Papua sebanyak 4,58 juta jiwa. Untuk Provinsi Papua sebanyak 1,10…

2 days ago