

Pdt Alberth Yoku (FOTO:Priyadi/Cepos)
SENTANI-Tokoh agama dan Anggota Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) RI Pdt Alberth Yoku, menilai Debat Capres pekan lalu merupakan sebuah pendidikan demokrasi yang dilakukan oleh komisi pemilihan umum (KPU).
Selanjutny ia berpendapat secara pribadi bahwa debat perdana Capres tidak ditemukan Capres baik karena apa yang ditampilkan seolah-olah ada perseteruan suka tidak suka dan adanya permusuhan terselubung diantara para kandidat.
Dan mungkin itu berawal dari pertentangan antar pimpinan partai dan timses juru bicara mungkin juga ada juru perusak dan lain lain dan akibatnya kandidat calon presiden terjerumus kedalamnya dan tidak Independen pada diri dan kapasitas integritasnya sendiri.
“Akibatnya sesudah debat sedang alami dan jalani kehidupan berbangsa yang kubu-kubuan dan masing-masing menjagokan kandidatnya dan terlihat rakyat diadu menuju Pemilu harus diwaspadai demi NKRI,”jelasnya.(dil/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…
Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…
Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…
Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…
Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…
Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…