

Usai berbelanja di perbatasan Skouw, warga PNG kembali ke daerah mereka, Jumat (15/12) (FOTO:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Papua, menyebut RI-PNG Border Trade Show 2023, yang digelar di zona netral Perbatasan Skouw-Wutung RI-PNG, merupakan peluang usaha yang sangat baik bagi para pengusaha Papua.
“Ini potensi yang sangat baik, sehingga potensi ini bisa dimanfaatkan oleh pengusaha yang ada di Indonesia khususnya Papua,” ucap Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Provinsi Papua, Ronald Antonio, yang hadir secara langsung pada acara tersebut, Jumat (15/12).
Pihaknya berharap kegiatan seperti ini lebih sering dilaksanakan, sehingga perputaran ekonomi di daerah perbatasan semakin menggeliat. “Harapan kami jangan cuma dilaksanakan setiap akhir tahun, melainkan setiap bulan bisa dilaksanakan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi kedua negara,” ungkapnya.
Sementara itu, Plt. Asisten II Setda Papua, Suzana Wanggai menyebut, RI-PNG Border Trade Show 2023. Merupakan bentuk tindak lanjut dari hasil kesepakatan bersama dalam pertemuan tahunan kedua negara yakni Border Liaison Meeting (BLM) dan Joint Border Committee (JBC) RI-PNG.
“Akan terus mendorong peningkatan volume perdagangan bagi kedua Negara serta dapat membangun hubungan kerjasama antara para pelaku bisnis RI-PNG,” kata Susi.
Lanjutnya, sebagaimana pelaksanaan kegiatan RI-PNG Border Trade Show merupakan jembatan emas bagi para pelaku bisnis. Dalam rangka mendapatkan peluang usaha baru melalui kerja sama bisnis to bisnis di bidang Investasi dan perdagangan.
“Melalui RI-PNG Border Trade Show ini, ada hal-hal penting yang disepakati melalui bisnis meeting oleh pengusaha pengusaha kedua Negara dan dapat ditindak lanjuti dengan langkah langkah kongkrit, yang dituangkan dalam program kerjasama di bidang ekonomi dan perdagangan di waktu yang akan datang,” pungkasnya. (fia/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…
Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…
Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…
Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…