Categories: BERITA UTAMA

Pertanyakan Honor, Anggota PPD Justru Diancam Oknum Komisioner

JAYAPURA-Sejumlah Badan Adhock tingkat bawa dalam hal ini PPD san PPS Kota Jayapura menggelar aksi di Kantor Sekretariat KPU Kota Jayapura, Selasa (17/9) kemarin.

Aksi itu merupakan buntut dari pernyataan salah satu Komisioner KPU di dalam group  WhatsApp PPD dan PPS. Berawal  dari sejumlah anggota PPD menyanyakan honorer mereka yang ditransfer lewat dari tanggal yang ditetapkan.

Namun  oknum Komisioner KPU ini merespon dengan sebuah pernyataan bahwa akan mengevaluasi PPD yang mempersoalkan honorer. Pernyataan inilah yang kemudian memantik amarah pengurus PPD dan PPS tersebut melakukan aksi.  Pasalnya mereka menilai pernyataan tersebut tidak semestinya disampaikan oleh seorang pemimpin pada lembaga Pemilu.

“Kami hanya tanya hak kami, lantas kenapa kami diancam untuk dievaluasi? apakah ada aturan yang mengatur terkait batasan kami untuk tidak menyanyakan honor kepada pimpinan KPU,” ujar Agus Ohe selaku korlap aksi di hadapan Ketua dan Komisioner KPJ Kota Jayapura.

Atas pernyataan tersebut, anggota PPD dan PPS ini mengeluarkan surat yang juga berisikan tuntutan. Pertama Komisioner KPU segera mengklarifikasi atas pernyataannya, kemudian KPU segera mengevaluasi Komisoner KPU yang mengeluarkan pernyataan tersebut.

Honorer PPD dan PPS Kota Jayapura harus dibayar tepat tanggal sesuai perjanjian. Dan ia meminta KPU untuk mengevaluasi kinerja keuangan. Menanggapi hal itu, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, KPU Kota Jayapura, Dessy Fredrica Itaar menjelaskan bahwa pernyataan yang disampaikan di dalam Group Whatsapp bukan berupa ancaman tapi bagian dari pembinaan terhadap anggota badan adhoc sebagaimana sesuai PKPU PKPU 8 tahun 2019 tentang etika badang adhock, dan dirinya juga berperan pada bidang tersebut.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Seorang Sopir Maxim Dibekuk Terciduk Jual Puluhan Amunisi

Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…

1 day ago

Kasus Pembakaran Anak di Sentani Harus Tuntas

Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…

1 day ago

Tujuh Jadi Tersangka Pembunuhan Pilot AMA

Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…

1 day ago

Lapangan Terbang Rawan Mulai Didata

Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…

1 day ago

Masyarakat Berhak Tahu Kemana Dana Cadangan Papua Mengalir

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…

1 day ago

Cafe dan Resto di Holtekamp Jadi Sumber Pajak Menjanjikan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…

1 day ago