Categories: BERITA UTAMA

Gunakan Topi Pet dan Brewok Saat Bupati Ham Pagawak Ditangkap

JAYAPURA – Perjalanan 7 bulan Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak (RHP) yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berakhir. Ini setelah tim Jatanras dan KPK “memegang” Ham Pagawak pada Ahad (19/2). Ia ditangkap sekira pukul 16.30 WIT di Sentani. Ada yang menyebut bahwa ia ditangkap di rumahnya namun ini belum terkonfirmasi.

Setelah ditangkap, RHP langsung dibawa ke lantai II Mako Brimob, Kotaraja untuk dilakukan pemeriksaan. RHP sendiri merupakan tersangka kasus korupsi yang melarikan diri ke Papua Nugini sejak 14 Juli 2022 lalu. Usai memilih kabur, sehari kemudian KPK mengeluarkan Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk politisi Partai Demokrat ini.

“KPK kan memiliki DPO atas nama RHP jadi kami pikir tidak akan sulit untuk menangkap, tinggal menunggu waktu saja,” ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny melalui ponselnya.

RHP saat ditangkap menggunakan hoddie berwarna biru tua dan juga menggunakan topi pet berwarna sama. Ia datang menutupi wajahnya menggunakan masker. RHP ditangkap menggunakan celana jeans selutut dan dibalik maskernya ia terlihat brewok. Data lain yang diperoleh Cenderawasih Pos disebutkan bahwa RHP ditangkap di Perumahan BTN Marwa Jalur III Jl. Kehiran Kelurahan Hinekombe Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

Ia diamankan oleh Tim Gabungan Jatanras Polda Papua yang diback-up Timsus Polres Sentani. Setelah tiba di alamat RHP, tim gabungan masuk dengan terlebih dahulu merusak gembok pintu pagar rumah. Lalu sekira pukul 16.45 WIT, tim gabungan berhasil mengamankan tersangka RHP tanpa melakukan perlawanan.

Sementara, ditanya soal apakah RHP akan segera dibawa ke Jakarta sesuai dengan informasi yang beredar, kata Benny pihaknya belum mengetahui persis sebab semua telah ditangani KPK. “Kalau itu (dibawa ke Jakarta) kami belum tahu. Kami hanya membackup KPK dalam penangkapan dan penanganan,” imbuh Benny. (ade/gin)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: #KPKRHP

Recent Posts

Kondisi Fiskal Papua Makin Berat Pasca Pembentukan DOB

Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…

2 hours ago

Akhirnya Tiga Warga Australia Dimejahijaukan

Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari  pesawat Piper PA 23-250…

3 hours ago

Sebagian Pelaku dari Luar, Mabes Polri Turun Tangan

Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…

4 hours ago

Tak Hanya Sedih Motor dan Mobil Terbakar, Tapi Juga Beri Dampak Traumatis

Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…

5 hours ago

Pulau Kimaam Tak Boleh Dikorek Untuk PSN

Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…

6 hours ago

Dari Retorika Kebijakan Menuju Aksi Teknis

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…

7 hours ago