Categories: BERITA UTAMA

Sampai Kapan Pasal Makar Dialamatkan ke Orang Papua ?

Panglima TNI melakukan penyelidikan dan penyidikan secara komprehensif dan transparan melalui Tim Penyelidik dan Penyidik yang profesional guna mengungkap dugaan penggunaan peluru tajam oleh anggota TNI yang terlibat dalam pengamanan dalam aksi unjuk rasa di Kota Sorong, terutama anggota TNI yang melakukan pengamanan di lingkungan Kantor Kejaksaan Negeri Sorong.

Ketua Kompolnas RI memberikan perhatian dan pengawasan pada kinerja penyidik Polresta Sorong Kota dalam mengungkap pelaku penggunaan peluru tajam dalam upaya pengendalian massa yang menyebabkan Mikhael Welerubun tertembak.

Gubernur Papua Barat Daya memberikan jaminan keamanan untuk pemenuhan hak atas proses hukum yang adil bagi semua orang asli Papua yang diduga melakukan delik makar ke depannya dengan tetap mendorong aparat penegak hukum melakukan proses hukum sesuai locus delicti in casu di Provinsi Papua Barat Daya.

Komnas HAM juga meminta Gubernur Papua Barat berkoordinasi secara aktif dengan Kapolda Papua Barat melalui Forkopimda untuk menentukan langkah-langkah antisipatif dan mitigasi terkait potensi gangguan keamanan kedepannya, terutama terhadap isu yang dapat mengganggu stabilitas keamanan daerah.

Frits beranggapan bahwa penanganan ini terlalu berlebihan sehingga ia mencecar sampai kapan pasal makar itu akan dialamatkan ke orang Papua. Berkaitan dengan kasus makar di Papua. Semestinya mempertimbangkan akar permasalahan.

”Sampai kapan orang Papua memakai bendera bintang kejora, orang Papua teriak Papua merdeka, bagi-bagi surat berlogo bintang kejora mau dialamatkan pasal makar kepada mereka. Sampai kapan membuat orang Papua merasa bukan bagian dari bangsa ini,” sambungnya lagi.

Ia pun kemudian menyinggung, jika ada polisi yang tidak menangkap orang yang menggunakan baju atau bendera bintang kejora, maka itu ciri polisi yang waras. ”Itu menandakan dia polisi yang mau menyelesaikan persoalan Papua dengan menggunakan pendekatan dialog, Gusdur saja mengizinkan orang kibar bendera (bintang kejora),” tutup Frits. (fia/ade).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Pimpinan OPD Wajib  Kawal Kehadiran ASN di Upacara HUT RIPimpinan OPD Wajib  Kawal Kehadiran ASN di Upacara HUT RI

Pimpinan OPD Wajib  Kawal Kehadiran ASN di Upacara HUT RI

  Menindaklanjuti arahan Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda)…

3 days ago

Diduga Jadi Pengedar Ganja, Dua Pemuda Dibekuk  

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Jayapura Kota menangkap dua pemuda berinisial J.W (18) M.P (18)…

3 days ago

Ribuan Personel Siap Amankan HUT RI di Papua

   Ribuan personel tersebut terdiri dari unsur TNI, Polri, serta aparatur Pemerintah Daerah (Pemda) tingkat…

3 days ago

Jhon Tabo: Pembangunan Kantor Gubernur Papeg Kewenangan Pusat

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan progres pembangunan kantor Gubernur Papua…

3 days ago

Puncak HUT RI Dipusatkan Di Lapangan Trisila Hamadi

  Asep mengatakan, dalam pelaksanaan upacara tersebut, seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil…

3 days ago

Merasa Belum Nyaman, Nakes Belum Kembali ke Puskesmas Rimba Jaya

Kepala Puskesmas Rimba Jaya, Iriani Winoto, mengatakan keputusan untuk belum kembali ke gedung utama puskesmas…

3 days ago